Regional

Basarnas Palu Perkuat Pengamanan Transportasi Laut-Darat Selama Nataru

×

Basarnas Palu Perkuat Pengamanan Transportasi Laut-Darat Selama Nataru

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal (tengah) memimpin konfrensi pers terkait pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di salah satu warung kopi di Palu, Rabu (24/12/2025). Foto: Rusdia/Eranesia.id

DALAM rangka meningkatkan kesiapsiagaan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Palu mengerahkan 98 personel. Basarnas Palu menyiagakan seluruh personel tersebut selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Selain itu, Basarnas Palu mengoperasikan dua alat utama (alut) laut untuk mengantisipasi potensi kecelakaan dan kondisi darurat.

Basarnas memfokuskan pengamanan pada jalur transportasi laut yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas penumpang selama libur akhir tahun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menjelaskan bahwa Basarnas menempatkan satu kapal SAR di wilayah timur, tepatnya di Pelabuhan Luwuk.

Kapal tersebut memantau pergerakan penumpang rute Luwuk–Banggai Laut, Banggai Kepulauan, hingga pelayaran menuju Ternate.

“Sementara di wilayah Teluk Palu, kami mengerahkan dua kapal SAR untuk memantau pergerakan penumpang di Pelabuhan Donggala, Pantoloan, dan Tolitoli. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru,” ungkap Rizal saat
konfrensi pers terkait pengamanan Nataru di salah satu warung kopi di Palu, Rabu (24/12/2025).

Rizal menjelaskan, pada H-1 Natal, Basarnas Palu melakukan pemantauan di sejumlah simpul transportasi. Pemantauan tersebut menunjukkan kondisi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri aman dan lancar. Basarnas juga memastikan jalur Trans Sulawesi dalam kondisi kondusif.

“Untuk jalur darat, kami menyiapkan tim mobile menggunakan rescue truck yang dilengkapi peralatan SAR. Tim ini aktif memantau dan menjaga keselamatan perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Rizal menegaskan, bahwa Basarnas memegang peran utama dalam pencarian dan pertolongan pada berbagai kondisi darurat.

“Tugas Basarnas mencakup penanganan kecelakaan kapal, kecelakaan penerbangan, kondisi yang membahayakan jiwa manusia, penanganan kondisi khusus, serta bencana dalam situasi tanggap darurat,” tandasnya.

Untuk mendukung kelancaran tugas selama libur Natal dan Tahun Baru, Basarnas Palu terus memperkuat sinergi dengan pelbagai instansi terkait, seperti BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Kepolisian.

Melalui koordinasi tersebut, Basarnas memastikan penanganan kedaruratan berlangsung cepat, tepat, dan optimal.

Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan