MENGAWALI masa tugasnya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tengah, Junaidin memilih pendekatan dialog dan silaturahmi dengan tokoh lintas agama di provinsi itu.
Pada Senin malam, 6 Januari 2026, ia berkunjung ke kediaman Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Profesor Zainal Abidin.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, membahas arah kebijakan serta tantangan kehidupan beragama di Sulteng.
Dalam pertemuan itu, Junaidin menyampaikan bahwa peran tokoh agama dan FKUB sangat vital dalam menopang tugas Kementerian Agama, khususnya dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Sulteng.
Zainal yang juga merupakan Guru Besar UIN Datokarama Palu dan Rais Syuriyah PBNU, menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara Kemenag dan FKUB menjadi kunci utama dalam merawat toleransi dan mencegah potensi konflik keagamaan.
“Kementerian Agama memiliki mandat besar untuk memastikan seluruh umat beragama merasa terlindungi dan terlayani. Kerja kolaboratif dengan FKUB dan elemen masyarakat lainnya harus terus diperkuat,” ungkapnya.
Zainal menegaskan, pentingnya menjadikan nilai moderasi beragama sebagai pijakan dalam setiap kebijakan dan program Kemenag di daerah.
Sementara itu, Junaidin menekankan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menyoroti pentingnya pendekatan keagamaan yang menekankan nilai kasih sayang, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya administratif, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, pendidikan, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan ekoteologi,” jelasnya.
Menutup pertemuan tersebut, Junaidin meminta doa dan dukungan agar dapat mengemban amanah sebagai Kakanwil Kemenag Sulteng dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Doa para ulama dan tokoh agama menjadi penguat bagi kami dalam menjalankan tugas pelayanan kepada umat dan masyarakat,” tutupnya.
Rilis | Editor : Muh Taufan













