KEPALA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memastikan pengelolaan bahan makanan (bama) bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Palu memenuhi standar kualitas, keamanan, dan gizi.
Ia menegaskan, pengelolaan bama bukan sekadar rutinitas administrasi. Kegiatan ini penting untuk pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus mendukung keamanan lapas.
“Kualitas bahan, kebersihan pengolahan, dan ketepatan distribusi harus dijaga. Ini tanggung jawab negara yang tidak bisa ditawar,” ujar Bagus, Kamis (15/1/2026).
Sebelumnya, Bagus meninjau seluruh rantai pengelolaan bama, mulai dari penerimaan bahan, penyimpanan, hingga pengolahan di dapur lapas. Ia menekankan perlunya pengawasan berlapis agar tidak terjadi penyimpangan.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, memperketat pengawasan internal dan memastikan semua proses pengolahan bama sesuai standar.
“Pengawasan rutin menjaga kualitas dan kebersihan. Hal ini juga mendukung kesehatan warga binaan dan menciptakan suasana pembinaan yang kondusif,” ungkapnya.
Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kanwil Ditjenpas Sulteng berkomitmen memenuhi hak dasar warga binaan secara layak, berkualitas, dan bertanggung jawab di semua Unit Pelaksana Teknis.
Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan













