Regional

Pengamat: Anwar Hafid Tampilkan Kepemimpinan Inspiratif dan Pro Pendidikan

×

Pengamat: Anwar Hafid Tampilkan Kepemimpinan Inspiratif dan Pro Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid saat menyapa pelajar SMPN di salah satu kabupaten di Sulteng. Foto: HO/Eranesia.id

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membawa warna baru dalam lanskap kepemimpinan di Indonesia. Ia menerapkan pendekatan yang dekat dengan rakyat, terbuka, dan mendukung peningkatan pendidikan.

Anwar menampilkan kepemimpinan ini melalui program Berani Cerdas, kebijakan strategis Pemprov Sulteng untuk menghadirkan pendidikan merata bagi generasi muda.

Program beasiswa ini membuka akses pendidikan seluas-luasnya tanpa memandang latar belakang ekonomi. Program ini menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Berani Cerdas tampaknya akan menuai keberhasilan dalam cara pandang masyarakat,” kata Pengamat Politik Universitas Tadulako (UNTAD), Nur Alamsyah, dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (24/1/2026).

Program ini telah menjangkau 23.568 penerima beasiswa. Pemprov Sulteng membangun kolaborasi dengan pelbagai perguruan tinggi regional dan nasional. Pemprov juga bekerja sama secara strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dengan demikian, Berani Cerdas tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga membangun harapan dan kepercayaan diri generasi muda Sulteng untuk bersaing di tingkat nasional.

Selain fokus pada pendidikan, kepemimpinan Anwar Hafid sarat nilai religius. Ia menekankan bahwa jabatan bukan simbol kekuasaan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan kesungguhan moral.

“Pak Anwar muncul sebagai sosok berbeda dibanding gubernur lain dalam hal religiusitas, termasuk keharusan salat jamaah bagi pegawai,” ungkap Nur.

Anwar menegakkan religiusitas tidak hanya lewat simbol atau seremonial. Ia menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan etika dalam mengambil keputusan dan bersikap sebagai pemimpin.

Mantan Bupati Morowali itu hadir dalam pelbagai aktivitas keagamaan, termasuk shalat berjamaah dan dialog spiritual dengan masyarakat. Kehadirannya menciptakan sosok pemimpin yang religius sekaligus inklusif.

Rilis | Editor : Muh Taufan