KEKERINGAN melanda Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sejak awal Januari 2026. Kondisi ini menyebabkan kelangkaan air bersih bagi ratusan kepala keluarga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mencatat debit Sungai Jono Kalora menyusut drastis akibat kemarau panjang. Hal ini berdampak pada ketersediaan air, khususnya di Dusun 2 dan Dusun 3.
Dusun 2 terdampak 140 kepala keluarga, sedangkan Dusun 3 terdampak 130 kepala keluarga. Hingga kini, belum ada warga yang mengungsi atau korban jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, mengatakan pihaknya telah melakukan assessment lapangan. Selain itu, BPBD Sulteng berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong untuk menangani situasi.
“Langkah darurat yang diperlukan antara lain penyediaan air bersih, pengiriman air menggunakan mobil tangki, serta tandon atau penampungan sementara,” ujarnya dikutip dari laporan BPBD Sulteng, Senin (2/2/2026).
Saat ini kekeringan masih berlangsung. BPBD Sulteng dan BPBD Parigi Moutong terus memantau situasi dan menyiapkan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan













