SEBAGAI wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menggelar donor darah. IMIP menggelar kegiatan ini di Aula Serbaguna PT IMIP, Senin (9/2/2026).
Perusahaan menargetkan penghimpunan 480 kantong darah. IMIP menyalurkan seluruh darah tersebut melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali.
Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026.
IMIP memusatkan peringatan BK3N tahun ini di kawasan industri. Meski begitu, perusahaan tidak hanya mengandalkan momentum BK3N.
IMIP secara rutin menggelar donor darah tiga hingga empat kali setiap tahun. IMIP melaksanakan kegiatan ini di dalam dan di luar kawasan industri.
Karyawan IMIP dan masyarakat sekitar kawasan ikut berpartisipasi. Pelbagai pihak lintas instansi turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Di antaranya, Polsek Bahodopi dan Koramil 1311-09 Bahodopi memberikan dukungan langsung.
Pemerintah Kabupaten Morowali dan jajaran PMI juga ikut terlibat.
Termasuk dukungan datang dari PMI Sulteng, PMI Morowali, dan PMI Kecamatan Bahodopi.
Klinik IMIP, manajemen, serta para tenant kawasan turut ambil bagian.
Perwakilan PT IMIP, Djoko, menyampaikan tujuan kegiatan tersebut. Menurutnya, IMIP ingin membantu menjaga ketersediaan darah di Morowali.
“Perusahaan menyalurkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Djoko menegaskan, donor darah menjadi wujud nyata kepedulian kemanusiaan. IMIP juga mendorong partisipasi aktif karyawan melalui kegiatan ini.
“IMIP bersama pemerintah daerah dan PMI terus membangun sinergi. Kami menjalankan aksi sosial untuk kepentingan masyarakat luas,” ungkapnya.
IMIP menjadwalkan donor darah selama dua hari. Dimulai Senin (9/2/2026) hingga berakhir Selasa (10/2/2026). IMIP tetap menargetkan pengumpulan 480 kantong darah melalui PMI.
Ketua PMI Kecamatan Bahodopi, Yopi Sabara, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
Ia menilai kebutuhan darah di Kabupaten Morowali tergolong tinggi. Menurutnya, kondisi itu paling terasa di Kecamatan Bahodopi.
“Kami mengapresiasi langkah IMIP. Kegiatan ini membantu pemenuhan stok darah,” katanya.
Yopi berharap, pelbagai pihak terus memperkuat kolaborasi. Ia juga mendorong pemerintah membenahi fasilitas penyimpanan darah.
Menurutnya, perbaikan fasilitas akan meningkatkan kapasitas penyimpanan kantong darah.
Rilis | Editor : Muh Taufan













