KEPALA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kakanwil Ditjenpas Sulteng), Bagus Kurniawan, mengawali malam pertama Ramadan 1447 Hijriah dengan meninjau keamanan.
Ia juga melaksanakan salat tarawih berjemaah bersama warga binaan di Lapas Kelas IIA Palu dan Rutan Kelas IIA Palu, Rabu (18/2/2026) malam.
Kunjungan yang dimulai pukul 20.00 WITA itu menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Sulteng. Jajaran memastikan ibadah Ramadan berjalan khusyuk. Mereka juga menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Menurut Bagus, Ramadan bukan sekadar momentum peningkatan ibadah. Ramadan juga menjadi ruang untuk memperkuat pembinaan yang humanis dan damai. Bulan suci ini memberi kesempatan kepada warga binaan untuk melakukan refleksi diri.
Karena itu, Bagus turun langsung memantau pelaksanaan tarawih. Ia mengecek kesiapan layanan dan kondisi pengamanan selama Ramadan.
Di Lapas Palu, Bagus meninjau area pelaksanaan tarawih. Ia memastikan ibadah berlangsung tertib dan nyaman. Ia menginstruksikan perluasan lokasi salat. Ia menyesuaikan jadwal ibadah warga binaan bersama jajaran.
Ia juga memperkuat dukungan pengamanan. Ia meminta petugas menyediakan pojok baca keagamaan sebagai sarana pembinaan spiritual.
“Petugas harus mendukung pelaksanaan ibadah dengan fasilitas yang memadai. Petugas juga harus mengoptimalkan pengamanan. Dengan begitu, warga binaan dapat menjalankan Ramadan dengan tenang dan tetap mengikuti pembinaan yang terarah,” ungkap Bagus di Palu, Kamis (19/2/2026).
Bagus kemudian melanjutkan kunjungan ke Rutan Palu. Ia berdialog dengan warga binaan. Ia mengajak mereka memanfaatkan Ramadan sebagai momentum introspeksi. Ia juga mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
“Petugas dan warga binaan memikul tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban. Kesadaran bersama harus tumbuh dari dalam diri masing-masing. Ramadan harus menjadi titik awal untuk memperbaiki diri dan menjaga suasana damai di rutan maupun lapas,” tegasnya.
Sebanyak 20 warga binaan di Rutan Palu mengikuti tadarus Al-Qur’an. Kegiatan itu menjadi bagian dari penguatan pembinaan keagamaan. Bagus meninjau pos pengamanan dan berdialog dengan regu jaga.
Ia mengingatkan regu jaga agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Ia juga meminta mereka memperkuat kontrol pengawasan selama Ramadan.
Pembinaan Ramadan Berjalan Tertib
Kepala Rutan Palu, Fani Andika, menegaskan komitmen jajarannya. Ia menjaga stabilitas keamanan dan memastikan program pembinaan Ramadan berjalan tertib serta berkelanjutan.
“Petugas dan warga binaan terus memperkuat sinergi. Kami menjaga suasana rutan tetap aman dan kondusif. Kami juga mendukung proses pembinaan selama bulan suci,” ujar Fani.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Petugas dan warga binaan menunjukkan kebersamaan sepanjang kegiatan.
Kehadiran pimpinan wilayah tersebut menegaskan komitmen pemasyarakatan. Jajaran menjaga kekhusyukan ibadah. Mereka juga mengoptimalkan pengamanan dan layanan pembinaan sepanjang Ramadan.
Melalui penguatan pembinaan spiritual dan keamanan, jajaran pemasyarakatan menjaga suasana lapas dan rutan di Sulawesi Tengah tetap kondusif. Mereka menjadikan Ramadan sebagai fondasi moral untuk mendukung reintegrasi sosial warga binaan.
Rilis | Editor : Muh Taufan













