KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Palu menangani seorang warga negara (WN) Filipina yang terdampar di perairan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/3/2026) lalu. Imigrasi mengidentifikasi WNA tersebut sebagai Rowel Ogsoc Rebato, 37 tahun.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Octavianus Malisan, mengatakan informasi awal mengenai keberadaan Rowel pertama kali datang dari Pemerintah Kabupaten Buol.
“Informasi awal melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Kebetulan Kabupaten Buol sendiri merupakan anggota Timpora atau Tim Pengawasan Orang Asing,” kata Octavianus, Jumat (13/3/2026).
Berdasarkan laporan tersebut, nelayan Buol menemukan Rowel saat meminta pertolongan di tengah laut. Nelayan itu kemudian membawanya ke daratan.
“Atas dasar kemanusiaan, nelayan setempat menarik yang bersangkutan ke daratan di wilayah Kabupaten Buol,” jelas Octavianus.
Rowel berprofesi sebagai nelayan. Kerusakan mesin sampannya membuatnya terombang-ambing di laut sekitar dua hari.
“Informasi sementara menyebutkan yang bersangkutan telah berada di laut sekitar dua hari. Saat nelayan dari Buol melintas, dia meminta pertolongan,” ungkap Octavianus.
Perbedaan bahasa menghambat proses identifikasi awal. Imigrasi akhirnya memperoleh identitas lengkap Rowel setelah menghubungi istrinya di Filipina melalui nomor telepon yang ia berikan.
“Identitasnya kemudian dikirimkan kepada kami dan sedang kami verifikasi melalui konsulat atau kedutaan Filipina di Manado,” kata Octavianus.
Ia menambahkan, Rowel membawa dokumen identitas saat nelayan menemukannya. Namun dokumen itu sudah rusak dan tidak terbaca dengan jelas.
Saat ini Imigrasi Palu berkoordinasi dengan Konsulat Filipina di Manado untuk memproses pemulangan Rowel.
“Kami sedang mengupayakan penerbitan emergency passport dari Konsulat Filipina di Manado. Jika dokumen sudah terbit, kami segera memproses deportasinya,” tegasnya.
Imigrasi Palu juga masih mempertimbangkan apakah akan menitipkan Rowel sementara di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado atau langsung memulangkannya begitu dokumen lengkap.
Ini bukan kali pertama nelayan asing terdampar di perairan Buol. Pada Januari 2026, nelayan setempat juga menyelamatkan 15 warga Filipina yang terombang-ambing di laut hampir dua pekan sebelum tiba di wilayah tersebut.
Penulis : Fadli | Editor : Muh Taufan














