Regional

MIPI Sulteng Dilantik, Siap Dorong Tata Kelola Pemerintahan Baik

×

MIPI Sulteng Dilantik, Siap Dorong Tata Kelola Pemerintahan Baik

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid. Dok: Biro Adpim

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengibaratkan pemerintah sebagai “penjaga malam” yang bertugas memastikan rakyat tidur tenang, hidup aman, dan sejahtera.

Pandangan tersebut disampaikan Anwar saat melantik Pengurus Wilayah Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Sulteng Periode 2026–2031 di salah satu hotel Palu, Sabtu (3/10/2026) malam.

Ketua Umum MIPI itu menjelaskan bahwa metafora “penjaga malam” sejalan dengan konsep reinventing government. 

Konsep ini menekankan dua fungsi utama pemerintah, yakni menjaga keamanan (security) dan mewujudkan kesejahteraan (prosperity).

Anwar menyebut ilmu pemerintahan memiliki keunikan tersendiri. Para pembelajarnya dibentuk menjadi seorang generalis sosok yang berpengetahuan luas di berbagai bidang.

“Mereka yang belajar ilmu pemerintahan pasti tahu banyak, walau tidak mendalam di satu bidang saja,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Minggu (4/10/2026).

Anwar mengingatkan agar ilmu pemerintahan tidak berhenti di ruang akademis, melainkan hadir secara nyata dalam memperkuat tata kelola negara. 

Ia mendorong akademisi, praktisi, hingga pemerhati pemerintahan untuk bergabung dengan MIPI.

“Siapa saja boleh bergabung asal peduli dengan ilmu pemerintahan. MIPI menjadi wadah terbuka untuk mendorong tata kelola yang baik demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Seusai melantik pengurus Sulteng, Anwar mengonfirmasi kesiapan sejumlah wilayah lain, seperti Banten dan DKI Jakarta, untuk melantik kepengurusan baru.

Sementara itu, Ketua DPW MIPI Sulteng Arfan menyatakan kesiapannya mengawal pelaksanaan program pembangun daerah.

“Organisasi maju bukan karena banyak bicara, melainkan banyak bekerja,” tegas Arfan.

Pada kesempatan yang sama, Anwar menyerahkan kunci kantor sekretariat MIPI Sulteng secara simbolis kepada Arfan.

Pelantikan ini turut dihadiri Ketua Harian MIPI Prof Muhadam Labolo, Sekjen MIPI Prof Mansyur Achmad, Peneliti Ahli Utama BRIN Prof Siti Zuhro, Anggota DPRD Sulteng Hidayat Pakamundi, Bupati Sigi, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta kalangan akademisi.