GELOMBANG dukungan moral untuk Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof Zainal Abidin, terus mengalir dari pelbagai elemen tokoh lintas agama di tengah proses hukum yang dihadapinya.
Sikap konsisten Prof Zainal dalam merawat toleransi dinilai bukan lagi perkara pribadi, melainkan simbol perjuangan menjaga stabilitas sosial di Bumi Tadulako.
Dukungan terbuka disuarakan oleh Ketua Umum Majelis Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID), Pdt Dr Alexander Zeth Rondonuwu.
Ia menegaskan bahwa jajaran gereja dan masyarakat sipil berdiri kokoh mendukung Prof Zainal.
“Persoalan ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan persoalan kemanusiaan dan kerukunan di Sulawesi Tengah. Pak Prof tidak sendirian. Gereja-gereja memberi dukungan penuh agar beliau terus memperjuangkan kedamaian, toleransi, dan moderasi beragama,” ujar Pdt Alexander dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Rabu (14/10/2026).
Dirinya turut menyayangkan sikap pihak-pihak yang menentang gagasan dakwah moderasi bawaan Guru Besar UIN Datokarama Palu tersebut.
Menurutnya, menolak dakwah sejuk sama saja dengan menghendaki perpecahan di tengah masyarakat.
“Tindakan yang menghalangi kebaikan adalah bentuk kejahatan. Prof Zainal menyampaikan ajaran kebaikan agar umat beragama hidup damai dan saling menyayangi. Pihak yang menentang hal ini berarti menentang perdamaian dan kesetaraan,” tandas Pdt Alexander.













