KETUA Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan, Hasbullah mengingatkan, bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk menjaga kondisi fisik menjelang pemeriksaan kesehatan.
Ia menekankan, pentingnya menghindari aktivitas yang bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan, termasuk menunda hubungan suami istri.
“Ini untuk menghindari kemungkinan risiko penyakit dalam pemeriksaan tertentu,” ujar Hasbullah di Makassar, Kamis (29/8/2024).
Hasbullah menyarankan, para bakal calon untuk beristirahat dan berpuasa sebelum pemeriksaan, yang menjadi salah satu syarat pencalonan di Pilkada serentak.
“Jika mereka siap mengikuti pemeriksaan besok, artinya semua syarat dari tim pemeriksa sudah mereka penuhi, termasuk puasa malam ini sebelum pemeriksaan besok,” jelasnya.
Pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel akan dilaksanakan di Rumah Sakit Provinsi Wahidin Sudirohusodo Makassar.
“Besok, Jumat, 30 Agustus 2024, pemeriksaan kesehatan dimulai pukul 07.00 WITA di RSP Wahidin Sudirohusodo,” tandas Hasbullah.
Hanya dua pasang peserta
Pilgub Sulsel tahun ini hanya diikuti dua pasangan bakal calon: Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dan M. Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad. Keduanya sudah resmi mendaftar.
Andi Sudirman adalah mantan Gubernur Sulsel, sementara Fatmawati pernah menjabat Wakil Wali Kota Makassar. Pasangan ini didukung oleh tujuh partai politik besar di DPRD Sulsel, termasuk Partai Nasdem (17 kursi), Gerindra (13 kursi), Golkar (14 kursi), Demokrat (7 kursi), PKS (7 kursi), PAN (4 kursi), dan Hanura (1 kursi).
Mereka juga mendapat dukungan dari partai nonparlemen seperti PSI, Perindo, dan Gelora.
Sementara itu, pasangan M. Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad mendapat dukungan dari tiga partai parlemen, yakni PDI Perjuangan (6 kursi), PPP (8 kursi), dan PKB (8 kursi).
Tiga partai nonparlemen, yaitu Partai Buruh, Partai Bulan Bintang, dan Partai Ummat, juga mendukung pasangan ini. ICH/DES













