KANTOR Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Sulawesi Tengah, melalui Pos SAR Luwuk, Banggai, mengakhiri operasi pencarian terhadap Suleman Ndolo (18) yang hilang saat mencari ikan di Pantai Keramat, Desa Panduke, Kecamatan Mamosalato, Morowali Utara, Senin (2/9/2024).
Kepala KPP Palu, Andrias Hendrik Johannes mengungkapkan, tim SAR gabungan menutup pencarian pada Sabtu (31/8/2024) setelah tujuh hari mencarinya.
“Tim SAR gabungan telah mencari selama tujuh hari di sepanjang perairan Desa Pandauke menggunakan perahu karet dan juga menyisir pinggir pantai secara manual,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id di Palu, Senin (2/9/2024).
Andrias menambahkan bahwa tim SAR tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Suleman selama pencarian.
Berdasarkan musyawarah antara Basarnas, Potensi SAR, dan keluarga korban, mereka sepakat menghentikan pencarian.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam pencarian ini,” tambahnya.
Dengan berakhirnya operasi SAR, seluruh unsur SAR yang terdiri dari personel Pos SAR Luwuk, TNI, Polri, dan masyarakat setempat kembali ke kesatuannya masing-masing.
Suleman hilang saat mencari ikan di Pantai Keramat, Desa Panduke, Kecamatan Mamosalato, pada Senin (26/8/2024). Laporan kejadian ini masuk pada Minggu (25/8/2024) malam.
Suleman bersama rekannya pergi mencari ikan pada Sabtu (24/8/2024) malam sekitar pukul 19.30 WITA menggunakan metode penyelaman manual dengan panah.
Pada pukul 23.00 WITA, rekannya kembali ke darat dan baru menyadari bahwa Suleman tidak kembali bersama mereka. Warga setempat segera memulai pencarian, tetapi hingga kini Suleman belum ditemukan. CAE













