Regional

Anwar Hafid: Sulteng Cemerlang dengan Bersalawat 

×

Anwar Hafid: Sulteng Cemerlang dengan Bersalawat 

Sebarkan artikel ini
Ketua MCMI Sulteng, Anwar Hafid memberikan sambutan di hadapan ribuan tamu undagan yang hadir pada Maulid Nabi Muhammad SAW di Palu, Rabu (21/9/2024) malam. Foto: Tim Media BERANI

MASYARAKAT Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Sulawesi Tengah menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Palu, Rabu (21/9/2024) malam. Ribuan orang dari majelis ta’lim se-provinsi itu hadir.

Panitia membangun 105 tenda terowongan di lokasi, semuanya terisi penuh oleh tamu yang didominasi kaum hawa.

Sebanyak 140 ribu biji telur menghiasi setiap tenda. Acara ini berlangsung khidmat.

Ketua MCMI Sulteng, Anwar Hafid, mengatakan bahwa maulid ini sebagai bentuk kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Melalui maulid, ia mengajak seluruh tamu undangan yang hadir untuk bersungguh-sungguh meneladani akhlak nabi kekasih Allah SWT.

“Insya Allah kita semua istiqomah dengan ajaran Nabi Muhammad SAW,” terang Anwar.

Bakal calon gubernur Sulteng itu menjelaskan bahwa ia dan pasangannya, Reny A Lamadjido, telah melintasi 37 titik dalam deklarasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Setiap kegiatan selalu ditutup dengan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Semoga Allah SWT merahmati kita semua malam ini. Mari kita bersalawat agar mendapatkan berkah dari Allah SWT dan syafaat Rasulullah SAW. Terima kasih kepada ibu-ibu Majelis Ta’lim dari pelbagai daerah, seperti Tojo Unauna, Donggala, Sigi, dan Palu,” ungkap Anwar.

Di akhir sambutannya, Anwar berpantun, “Jika ingin Sulteng cemerlang, maka bersalawatlah pagi dan petang,” yang disambut riuh tepuk tangan tamu undangan.

Maulid akbar dengan tema “Sulteng Bersalawat” ini menghadirkan Habib Umar bin Ali bin Abdulqodir Assegaf sebagai pembawa hikmah maulid.

Di awal ceramahnya, Habib Umar mendoakan agar Anwar-Reny menjadi gubernur dan wakil gubernur Sulteng 2024-2029.

Ribuan tamu undangan serentak mengamini doa sang habib.

“Amin, amin, amin,” teriak tamu undangan yang hadir.

Tradisi Rebutan Telur

Acara ini juga diramaikan dengan lomba mewarnai telur. Telur yang sudah diwarnai disebar ke seluruh tenda.

Banyaknya telur memicu anak-anak dan ibu-ibu berebutan.

Seperti tradisi maulid pada umumnya, acara ini ditutup dengan rebutan telur.

Meskipun terjadi rebutan, acara tetap berlangsung meriah dan aman.

Seperti biasa, kegiatan pasangan BERANI selalu diikuti UMKM. Puluhan tenda UMKM mengelilingi lapangan tempat maulid berlangsung.

Mereka selalu mendapat berkah rezeki di setiap acara besar BERANI. ADV/KEI