EkonomiRegional

Rusdy Mastura: Gunakan Anggaran 2025 Secara Amanah, Efektif, dan Akuntabel 

×

Rusdy Mastura: Gunakan Anggaran 2025 Secara Amanah, Efektif, dan Akuntabel 

Sebarkan artikel ini
TERIMA DIPA 2025. Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura menandatangani Pakta Integritas seusai menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) 2025 dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) di Palu, Selasa (17/12/2024). Foto: Humas Pemprov Sulteng

PEMERINTAH Sulawesi Tengah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) 2025 dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) provinsi itu. 

Penyerahan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Palu Charter, serta penganugerahan Kemenkeu Satu Awards (K1S) kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (Pemda) di Sulteng.

Kepala Kanwil DJPb Sulteng, Yuni Wibawa, menyerahkan langsung DIPA dan Buku TKD kepada Gubernur Sulteng Rusdy Mastura. 

Gubernur Rusdy menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan pengelolaan anggaran di Sulteng.

“Penyerahan ini menandai dimulainya implementasi anggaran tahun 2025 untuk mendukung program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat Sulteng,” terangnya saat penyerahan simbolis di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Selasa (17/12/2024).

Rusdy menyebutkan, alokasi APBN untuk Sulteng melalui belanja kementerian/lembaga mencapai Rp6,65 triliun, mengalami penurunan 24,77% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,10 triliun. 

Namun, alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa meningkat 1,51%, yakni dari Rp18,34 triliun menjadi Rp18,46 triliun pada 2025. 

Dana tersebut meliputi komponen:

  • Dana Bagi Hasil
  • Dana Alokasi Umum (DAU)
  • Dana Alokasi Khusus Fisik dan Non-Fisik
  • Insentif Fiskal
  • Dana Desa

Gubernur Rusdy menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara amanah, efektif, dan akuntabel. 

“Besarnya dana APBN menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah. Oleh karena itu, kita harus menggunakan anggaran ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar pelaksanaan program tahun 2025 segera dimulai agar tidak terjadi penumpukan di akhir tahun. 

“Perlu langkah nyata agar anggaran bisa digunakan sejak awal tahun. Saya berharap kita bekerja keras dan berkolaborasi untuk mengelola APBN secara optimal demi kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Rusdy.

Ia juga menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. 

“Dengan koordinasi yang baik dan komitmen kuat, Pemprov Sulteng bertekad memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah dan nasional,” pungkas Rusdy. 

Penghargaan Kemenkeu Satu Awards

Dalam kesempatan itu, Pemprov Sulteng meraih sejumlah penghargaan Kemenkeu Satu Awards, di antaranya:

  1. Terbaik 1 untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2023,
  2. Terbaik 3 untuk Kinerja Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik TA 2023,
  3. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kategori Gold, bersama Pemerintah Kota Palu, Kabupaten Banggai, dan Kabupaten Tojo Una-Una. TAU/PRA