Gaya Hidup

Penantang Starlink Muncul, BlueBird 6 Hadirkan Internet Langsung ke Ponsel

×

Penantang Starlink Muncul, BlueBird 6 Hadirkan Internet Langsung ke Ponsel

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi satelit. Dok: AI/Eranesia.id

PERSAIANGAN layanan internet satelit global semakin sengit. Bukan Starlink besutan Elon Musk yang menjadi sorotan kali ini, melainkan satelit terbaru bernama BlueBird 6.

Satelit itu menarik perhatian karena kemampuannya menghadirkan koneksi broadband langsung ke ponsel pintar biasa, tanpa memerlukan antena atau perangkat tambahan.

BlueBird 6 berhasil diluncurkan ke orbit Bumi rendah pada Selasa (23/12/2025) malam, waktu setempat.

Satelit tersebut dibawa oleh roket LVM3 milik India dan lepas landas dari Satish Dhawan Space Centre pada pukul 10.25 EST.

Sekitar 15,5 menit setelah peluncuran, BlueBird 6 ditempatkan di orbit setinggi kurang lebih 521 kilometer di atas permukaan Bumi, sesuai dengan rencana misi.

Satelit ini merupakan bagian dari proyek ambisius AST SpaceMobile, perusahaan yang tengah membangun konstelasi satelit LEO untuk menyediakan layanan internet broadband langsung ke ponsel di darat.

Hingga kini, AST SpaceMobile telah menempatkan enam satelit operasional di orbit, termasuk lima unit yang sebelumnya diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada September 2024.

Generasi awal BlueBird yakni BlueBird 1 hingga 5 sudah mencetak rekor dengan panel komunikasi berukuran 64,4 meter persegi, menjadikannya yang terbesar yang pernah dibentangkan di orbit Bumi rendah.

Namun, rekor tersebut kini terlampaui. BlueBird 6 hadir sebagai generasi terbaru dengan lompatan teknologi signifikan, membawa panel komunikasi raksasa seluas hampir 223 meter persegi.

“Peluncuran ini juga menandai misi kesembilan bagi roket LVM3, roket tiga tahap setinggi 43,5 meter yang merupakan kendaraan peluncur terkuat India. Sejak debutnya pada Desember 2014, LVM3 mencatatkan tingkat keberhasilan 100 persen,”

Dengan bobot sekitar 6.100 kilogram, BlueBird 6 tercatat sebagai muatan terberat yang pernah dibawa LVM3 ke orbit Bumi rendah, sebagaimana dikonfirmasi oleh Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO).

Sumber : CNBC Indonesia | Editor : Muh Taufan