Gaya Hidup

Delapan Tanda Telepon Penipuan yang Harus Anda Waspadai

×

Delapan Tanda Telepon Penipuan yang Harus Anda Waspadai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penipuan melalui sambungan telepon seluler. Dok: AI Gemini/Eranesia.id

ANDA perlu berhati-hati saat menerima telepon dari orang asing. Penipu bisa menggunakan modus phishing suara atau vishing untuk mengambil data pribadi atau uang Anda.

Hampir setiap hari, banyak orang menerima panggilan spam. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, panggilan itu bisa membawa risiko kejahatan seperti pencurian data atau peretasan.

Mendeteksi panggilan penipuan memang tidak mudah, sehingga banyak orang lengah dan menjadi korban. Namun, Anda bisa mengenali beberapa ciri umum yang sering muncul pada telepon penipuan:

  1. Mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar
    Penipu sering mengaku sebagai pejabat pemerintah atau karyawan perusahaan besar. Mereka mencoba menakut-nakuti korban dengan seolah memiliki otoritas.
  2. Menawarkan kesepakatan atau hadiah
    Hati-hati jika penelepon menawarkan hadiah, lotere, atau program undian yang tidak Anda ikuti. Tawaran seperti ini biasanya penipuan.
  3. Tidak menyebut nama Anda
    Penelepon resmi seharusnya mengetahui siapa yang dihubungi. Jika mereka hanya menggunakan sapaan umum, waspadalah.
  4. Mengaku ada utang yang belum dibayar
    Penipu sering mengancam korban dengan denda atau hukuman karena utang fiktif. Segera tutup telepon dan hubungi lembaga terkait untuk memastikan kebenaran klaim itu.
  5. Meminta informasi sensitif
    Jangan berikan data pribadi seperti nomor KTP, kartu kredit, atau kata sandi. Penipu biasanya meminta informasi ini untuk menipu korban.
  6. Mengklaim perangkat Anda terinfeksi malware
    Penipu bisa mengatakan perangkat Anda terinfeksi virus dan meminta Anda menginstal aplikasi dari jarak jauh. Jangan ikuti permintaan tersebut.
  7. Meminta informasi yang seharusnya sudah diketahui
    Perusahaan layanan seperti asuransi seharusnya sudah memiliki data dasar Anda. Jika penelepon tidak mengetahui informasi itu, waspadalah.
  8. Ada jeda saat menjawab telepon
    Penipu sering menggunakan teknologi panggilan otomatis. Jika terdengar jeda sebelum seseorang berbicara, kemungkinan itu panggilan penipuan.

Tips penting:

Jika ragu, segera tutup telepon dan hubungi pihak resmi yang disebutkan untuk memverifikasi kebenaran panggilan.

Sumber : CNBC Indonesia | Editor : Muh Taufan