SUASANA malam di Lapangan Vatulemo terasa tak biasa, Selasa (29/9/2026). Gemerlap lampu panggung meramaikan puncak HUT ke-48 Kota Palu. Ribuan warga memadati lokasi sejak sore.
Ada dua daya tarik utama malam itu. Pertama, suara merdu penyanyi ibu kota, Lyodra. Kedua, aroma manis 5.000 donat gratis.
Sejak senja, warga dari pelbagai penjuru kota terus berdatangan. Antusiasme warga memancar jelas di lokasi acara.
Sebagian warga tak sabar bernyanyi bersama Lyodra. Sebagian lagi bersiap mengantre donat gratis.
Suasana kian hangat saat Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, naik ke panggung. Beliau menyapa ribuan warga yang hadir.
“Donat spesial untuk warga Kota Palu. Jangan berebut, semua akan kita bagikan,” imbau Hadianto.
Pesan itu mengingatkan warga agar menjaga ketertiban. Lewat cara ini, semua warga menikmati kebahagiaan yang sama.
Panitia langsung membagikan ribuan donat kepada warga. Gelak tawa dan senyum ceria pecah di tengah kerumunan.
Camilan manis itu menjadi simbol kebersamaan. Simbol ini mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat.
Kemeriahan berlanjut saat Lyodra menghentak panggung. Melodi indah lantunannya sukses menyihir para penonton. Warga bernyanyi bersama di bawah langit malam Palu. Tepuk tangan riuh membahana sepanjang acara.
Pesta rakyat ini menegaskan komitmen Pemkot Palu. Pemerintah menjadikan peringatan hari jadi kota sebagai ruang bersama.
Momentum HUT ke-48 ini meninggalkan kesan mendalam. Kebersamaan ini merekatkan persatuan warga demi kemajuan Kota Palu.













