Regional

Rekor 2024, Retribusi Sampah Pemkot Palu Capai Rp10 Miliar

×

Rekor 2024, Retribusi Sampah Pemkot Palu Capai Rp10 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sampah. Foto: Taufan Bustan/Eranesia.id

PEMERINTAH Kota Palu mencatat pencapaian signifikan dalam penerimaan retribusi sampah tahun 2024 dengan total Rp10 miliar, rekor tertinggi hingga kini. Angka ini melonjak tajam dari Rp7,8 miliar pada 2023 dan Rp3,5 miliar pada tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ibnu Mundzir, mengaitkan kesuksesan ini dengan inovasi seperti aplikasi Pakagali.

Menurutnya, platform digital itu memudahkan pembayaran retribusi secara daring dan memungkinkan evaluasi serta pemantauan penerimaan secara real-time, yang mengurangi potensi kebocoran pendapatan.

“Sistem yang lebih transparan dan akuntabel meningkatkan efisiensi serta efektivitas pengelolaan retribusi,” terang Ibnu dikutip dari laman Mercusuar.web.id, Senin (6/1/2025).

Ia mengapresiasi kerja keras seluruh tim, termasuk penagih tingkat kelurahan dan tim pemantau, yang berhasil mendorong pencapaian tersebut.

DLH Palu menargetkan penerimaan retribusi sampah Rp15 miliar pada 2025. Untuk mencapai target ini, penagih tingkat kelurahan, lurah, camat, dan seluruh tim DLH perlu bersinergi dengan kuat.

“Kolaborasi dan kekompakan menjadi kunci utama mencapai target ini. Kami terus menyempurnakan sistem dan inovasi yang ada,” ungkap Ibnu.

DLH Kota Palu merancang langkah strategis dengan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pembayaran retribusi sampah dan mengembangkan aplikasi Pakagali agar lebih mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Keberhasilan ini memotivasi Pemerintah Kota Palu untuk terus meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah.

Upaya ini berpotensi mencapai target Rp15 miliar 2025 dan membawa dampak positif bagi kebersihan serta kelestarian lingkungan di Palu.

“Kami optimistis dengan upaya dan inovasi yang terus kami lakukan, Kota Palu mampu mencapai target yang diharapkan, bahkan melampauinya,” tandas Ibnu.

DLH bertekad menjadikan Palu sebagai salah satu kota dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia. MUH