PENJABAT Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin bersama Penjabat Sekda Amujib memimpin rapat koordinasi pimpinan untuk evaluasi kinerja pemerintahan provinsi itu di Kantor Gubernur, Mamuju, Jumat (10/1/2025).
Pj Sekda Amujib menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan mengevaluasi kinerja tahun 2024 dan mempersiapkan program kerja tahun 2025.
“Rapat ini menjadi awal bagi Pj Gubernur untuk mendalami strategi pencapaian target-target di tahun 2025,” terangnya dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Sabtu (11/1/2025).
Amujib menambahkan, bahwa rakor akan dilanjutkan pekan depan dengan harapan seluruh kepala OPD melengkapi data terkait rencana program tahun 2025, termasuk langkah dan strategi pencapaian target yang ditetapkan.
Pj Gubernur Bahtiar menekankan pentingnya evaluasi sebagai dasar dalam menetapkan kebijakan ke depan.
“Ada capaian yang baik, namun ada juga yang perlu ditingkatkan. Ini harus menjadi bahan evaluasi kita bersama,” tegasnya.
Bahtiar juga menekankan perhatian Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi, mengingatkan seluruh OPD untuk mengedepankan transparansi dalam bekerja.
Ia meminta seluruh program yang direncanakan dipastikan bebas dari potensi permasalahan hukum.
Menghadapi tahun 2025, Bahtiar mengingatkan pentingnya kepatuhan asas, peningkatan komunikasi, dan diskusi dalam menyelesaikan persoalan daerah.
Ia menyebutkan bahwa peningkatan investasi menjadi salah satu kunci menggerakkan perekonomian daerah.
“Investasi harus meningkat signifikan agar ekonomi kita tumbuh. Gerakkan sektor swasta dan UMKM,” ujarnya.
Selain itu, Bahtiar menyoroti dua isu utama yang perlu diatasi, yaitu kemiskinan dan stunting. Saat ini, angka stunting di Sulbar mencapai 30,2 persen, dengan target penurunan menjadi 14 persen.
Bahtiar menambahkan perlunya program yang langsung menyasar permasalahan tersebut, termasuk mendukung upaya swasembada pangan tahun 2029.
“Program harus lebih tajam dengan skenario jelas, termasuk anggaran yang diperlukan, untuk menurunkan stunting, mengatasi kemiskinan ekstrem, dan mencapai swasembada pangan,” pungkasnya. ICC/MUH













