WAKIL Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menekankan pentingnya pengawasan, penanganan kemiskinan, stunting, serta perhatian terhadap lansia dan HIV/AIDS sebagai bagian dari tugas utama dalam pemerintahan.
Dalam Rapat Koordinasi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Gedung Pogombo, Kantor Gubernur, Reny menegaskan bahwa Pemprov Sulteng harus terus meningkatkan kinerja.
Salah satu langkah utama, yakni mengoptimalkan Monitoring Central Prevention (MCP) sebagai indikator penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kita harus meningkatkan cakupan MCP hingga di atas 90 persen agar penilaian KPK terhadap kinerja Pemprov Sulteng semakin baik. Inspektorat sebagai leading sector harus memastikan hal ini berjalan optimal,” tegas Reny.
Selain itu, mantan Wakil Wali Kota Palu menyoroti tantangan inflasi di Sulteng dan mendorong kerja sama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menekan angka inflasi sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Untuk menurunkan angka stunting yang saat ini berada di kisaran 24-27 persen, Reny menargetkan penurunan hingga 14 persen pada 2025.
“Presiden menginginkan angka stunting turun hingga nol, meskipun tidak mudah. Namun, jika kita mampu menurunkan 10 digit dalam satu tahun, itu sudah sebuah pencapaian luar biasa. Yang terpenting adalah intervensi yang tepat sasaran agar tidak terjadi peningkatan justru di tingkat kabupaten,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari peringatan HUT Sulteng, Reny mengajak Dinas Kesehatan dan instansi terkait mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesehatan ASN dengan menggagas program pemeriksaan rutin bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sulteng.
“Kita akan melakukan pemeriksaan screening bagi semua ASN, mulai dari gula darah, kolesterol, asam urat, hingga tekanan darah. Selain itu, klinik di kantor gubernur akan kita tingkatkan agar pelayanan kesehatan lebih mudah diakses tanpa harus jauh-jauh,” tandasnya.
Dalam kesempatan ini, Reny mengajak seluruh ASN dan tenaga kesehatan bersinergi dalam mencapai target pembangunan kesehatan di Sulteng demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. *TAU/MUH













