PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, menilai mudik gratis tidak hanya membantu warga pulang kampung, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi daerah.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Palu Berbagi dan bertujuan menjadi agenda tahunan.
“Kami membuka kuota untuk 3.000 orang dengan tiga rute utama: Makassar, Kalimantan, dan Surabaya. Selain membantu warga, pergerakan orang yang semakin dinamis akan menstimulasi ekonomi kota,” ungkapnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Rabu (26/3/2025).
Sehari sebelumnya, Hadianto bersama Wakil Wali Kota, Imelda Liliana Muhidin, menyambut peserta Mudik Gratis di halaman Kantor Wali Kota Palu.
Para pemudik tiba di Pelabuhan Donggala dengan Kapal Dharma Kencana V, lalu melanjutkan perjalanan ke Kantor Wali Kota Palu menggunakan lima armada bus.
Hadianto mengucapkan selamat datang dan berharap kebersamaan Idulfitri dapat mempererat persaudaraan.
“Selamat datang dan selamat berkumpul kembali dengan keluarga di Palu. Kami, Pemerintah Kota Palu, mengucapkan Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini semakin menguatkan rasa persaudaraan kita semua,” tutupnya.
Pemerintah Kota Palu berkomitmen melanjutkan Mudik Gratis di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga serta strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal. *TAU/MUH













