KEPALA Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, berbuka puasa bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Donggala, Rabu (26/3/2025).
Bagus berbagi cerita, memberi motivasi, dan menikmati makanan sederhana dalam ompreng bersama WBP.
Ia menegaskan Ramadan sebagai momen refleksi, perbaikan diri, dan penguatan spiritualitas. Bagus memastikan WBP dapat beribadah dan menjalani pembinaan dengan baik.
“Ramadan bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga refleksi diri. Saya ingin saudara-saudara di sini tetap mendapat hak beribadah dan menjalani pembinaan,” ujarnya.
Acara ini menjadi ajang diskusi. WBP menyampaikan pengalaman, harapan, dan tantangan selama menjalani masa pidana. Bagus mendengarkan dan memberi motivasi agar mereka tetap optimistis.
“Kami ingin WBP tetap mendapat haknya, termasuk dalam aspek keagamaan. Ramadan ini kesempatan mereka lebih dekat dengan Tuhan dan mempersiapkan kehidupan setelah bebas,” tambahnya.
Para WBP menyambut antusias kehadiran Kakanwil. Mereka merasa dihargai, terutama saat pemimpin pemasyarakatan turun langsung, duduk bersama, dan berbagi suasana Ramadan.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pembinaan di Rutan Donggala tak hanya soal hukum, tetapi juga pendekatan kemanusiaan. Ramadan di balik jeruji menjadi momentum perubahan dan harapan baru. *FAN/MUH













