Regional

FDP 2024 Meriah, Ribuan Warga Terhibur

×

FDP 2024 Meriah, Ribuan Warga Terhibur

Sebarkan artikel ini
Warga menyaksikan pembukaan FDP 2024 yang dimulai dengan tarian kolosal di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (11/10/2024) malam. Foto: Caesar DP/Eranesia.id

FESTIVAL Danau Poso (FDP) 2024 berlangsung meriah di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (11/10/2024) malam. Ribuan warga yang hadir terhibur dengan beragam penampilan pengisi acara.

FDP tahun ini, yang sudah menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) bentukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menampilkan pelbagai hiburan, mulai dari pertunjukan budaya, seni, musik, karnaval, hingga kuliner.

“Terhibur kami malam ini, karena FDP digelar lagi,” kata warga Tentena, Fatma Angraeni kepada Eranesia.id di lokasi acara. 

Menurutnya, pembukaan festival kali ini lebih meriah berkat penampilan artis ibu kota, Nowela Elisabeth Auparay. 

“Seru sekali, kak Nowela sangat menghibur. Saya suka bagian penutupnya tadi, Maumere,” tambahnya.

Warga Tentena lainnya, Markus, merasa FDP 2024 lebih istimewa dibanding tahun sebelumnya. 

“Tahun ini banyak sekali pertunjukan, dan UMKM yang hadir sangat ramai. Pilihan kulinernya banyak sekali, puas memilih makanan dan minuman,” ungkapnya.

Penjabat Sementara Bupati Poso, M Yasin Mangun, mengungkapkan masuknya FDP ke dalam KEN 2024 adalah hasil kerja keras seluruh stakeholder dan masyarakat Poso. 

Ia berharap, festival yang akan berlangsung sampai Minggu (13/10/2024) ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya. 

FDP 2024 mengusung tema “Spirit of Molimbu (Limbayom Pombetirinai)” yang bertujuan untuk mempromosikan warisan budaya, tradisi, dan keindahan alam sekitar Danau Poso. 

Tradisi Molimbu, yang melambangkan kebersamaan dalam suka maupun duka, menjadi fokus utama festival tahun ini. 

Molimbu mengajarkan nilai-nilai penting seperti “Mombe Patowe” (saling menyayangi), “Mombe Patuwu” (saling menghidupkan), dan “Mombe Tubunaka” (saling menghormati).

FDP merupakan ajang tahunan yang menyatukan elemen budaya dan alam Poso melalui pertunjukan seni, pameran budaya, musik, dan ragam tarian tradisional Sulawesi. BAY/KEI