DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Palu menggelar Program Profiling Guru jenjang SD dan SMP se-kota itu. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Palu, Senin (2/3/2026).
Program tersebut menjadi bentuk fasilitasi bagi guru-guru berkompeten yang berkesempatan mengikuti magang ke luar negeri.
Kepala Disdikbud Palu, Hardi mengatakan, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Palu dan Putera Sampoerna Foundation. Kerja sama tersebut telah berjalan dua kali.
“Tahun sebelumnya, program serupa menyasar kepala sekolah dan guru. Tahun ini, kami fokus kepada guru SD dan SMP se-Kota Palu,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan melalui sejumlah tahapan seleksi, baik teori maupun praktik. Tim penilai mengukur empat kompetensi utama, yakni kepribadian, sosial, teknologi, dan profesional.
Dari seluruh peserta, panitia akan memilih 20 guru terbaik untuk mengikuti program magang di Malaysia.
Hardi menjelaskan, pihaknya memilih Malaysia karena memiliki kedekatan bahasa dan budaya dengan Indonesia.
Kondisi tersebut dinilai memudahkan peserta dalam beradaptasi. Ke depan, pemerintah tidak menutup kemungkinan memperluas tujuan program ke negara lain.
“Namun, kami harus menyiapkan peserta secara matang, terutama dalam penguasaan bahasa asing. Peserta juga wajib mengikuti tes kemampuan bahasa seperti TOEFL,” tandasnya.
Melalui program ini, Pemkot Palu berharap para guru dapat membawa pulang pengalaman dan praktik baik.
Selanjutnya, mereka diharapkan menerapkan pengetahuan tersebut di sekolah masing-masing demi meningkatkan kualitas pendidikan di Palu.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













