KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan layanan vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di sejumlah posko mudik Lebaran 2026. Langkah ini bertujuan menekan potensi peningkatan kasus campak saat mobilitas masyarakat meningkat selama libur Idulfitri.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan, pemerintah memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan. Pemerintah memprioritaskan anak-anak yang belum menerima imunisasi campak secara lengkap.
Menurut Andi, Kemenkes akan memusatkan layanan vaksinasi di titik transportasi dengan arus penumpang tinggi. Kemenkes memprioritaskan pos pelayanan di bandara dan pelabuhan.
“Kami merencanakan layanan vaksinasi di pos pelayanan mudik, khususnya di pelabuhan dan bandara,” ujar Andi, dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu (8/3/2026).
Kemenkes juga menginstruksikan Balai Karantina Kesehatan di berbagai daerah untuk menyiapkan teknis pelaksanaan vaksinasi.
Pemerintah memastikan ketersediaan stok vaksin MR. Kemenkes telah menyalurkan vaksin tersebut hingga tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan dinas kesehatan daerah.
Waspadai Risiko Penularan
Pemerintah memantau tren kasus campak dalam beberapa tahun terakhir. Data menunjukkan peningkatan kasus pada periode tertentu yang bertepatan dengan aktivitas masyarakat dalam jumlah besar.
Andi menjelaskan bahwa kasus campak biasanya meningkat pada awal tahun. Setelah itu, jumlah kasus menurun, lalu kembali meningkat pada periode Agustus hingga November. Lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran juga meningkatkan risiko penularan virus di ruang publik.
Oleh karena itu, masyarakat perlu segera memeriksakan diri jika mengalami gejala campak, seperti demam tinggi yang disertai ruam kemerahan pada kulit.
Penderita perlu membatasi kontak dengan orang lain. Penderita juga perlu menjalani isolasi mandiri di rumah dan segera mendatangi fasilitas kesehatan atau posko mudik terdekat.
Kemenkes juga mendorong pemerintah daerah untuk mendukung layanan kesehatan di jalur mudik. Pemerintah daerah perlu menyiapkan posko kesehatan agar masyarakat tetap mendapat layanan medis selama perjalanan.
Melalui layanan vaksin MR di posko mudik, pemerintah berharap cakupan imunisasi meningkat. Pemerintah juga menargetkan penurunan risiko kejadian luar biasa (KLB) campak setelah libur Lebaran.
Sumber : ANT/Mediaindonesia.com | Editor : Muh Taufan













