PARA alumni Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mempercepat pengembangan kampus agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Komitmen tersebut menandai babak baru hubungan antara kampus dan para alumni. Saat ini, lulusan UINDak telah tersebar di pelbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, akademisi, hingga dunia usaha.
Kesepakatan itu mengemuka dalam talk show temu alumni yang menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Rektor IAIN Ternate Dr Adnan Umar, Ketua DPRD Kabupaten Sigi Minhar Tjeho, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Dr H Junaidin, Plt Karo Kesra Setda Pemprov Sulteng Rustam Arifuddin, Kepala Kanwil Kemenag Sulut Dr H Ulyas Taha, serta Anggota DPRD Kabupaten Tojo Unauna Asrun P Taurenta.
Dalam kegiatan tersebut, para pembicara juga memberikan motivasi kepada mahasiswa. Mereka mendorong mahasiswa untuk bangga menjadi bagian dari perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, mulai dari STAIN, IAIN, hingga UIN Datokarama Palu.
Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Minhar Tjeho, yang juga alumni STAIN Datokarama Palu, menegaskan komitmen alumni untuk terlibat aktif dalam pengembangan kampus.
“Kami tidak ingin hanya menjadi saksi sejarah. Kami ingin menjadi pelaku dalam percepatan pengembangan UIN Datokarama. Alumni siap membuka jaringan, menyediakan akses magang, hingga membantu akselerasi akreditasi,” ujarnya di Palu, Sabtu (2/5/2026).
Sebagai langkah awal, alumni akan membentuk database terintegrasi untuk memetakan potensi lulusan.
Selain itu, mereka juga akan menggagas program “Alumni Mengajar” sebagai bagian dari penguatan pengalaman praktis bagi mahasiswa.
Melalui kolaborasi ini, UINDak Palu optimistis dapat mempercepat langkah menuju kampus unggul dan kompetitif, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Advertorial | Editor : Muh Taufan













