Berita

Imigrasi Palu Percepat Administrasi Hibah Lahan Kantor Imigrasi Tolitoli

×

Imigrasi Palu Percepat Administrasi Hibah Lahan Kantor Imigrasi Tolitoli

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Imigrasi Palu, Muhammad Akmal (kiri) mendampingi Sekda Pemkab Tolitoli, Asrul Bantilan saat berkunjung ke kantor Imigrasi Palu, Minggu (21/6/2026). Foto: Rusdia/Eranesia.id

KEPALA Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli atas rencana pembangunan Kantor Imigrasi di wilayahnya. Langkah strategis ini akan memperluas layanan keimigrasian bagi masyarakat di utara Sulawesi Tengah.

Akmal mewakili Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab Tolitoli. Apresiasi tersebut tertuju untuk Bupati, Sekda, serta Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli. Mereka menunjukkan dukungan nyata dengan menyiapkan hibah lahan di pusat kota.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Sekda Tolitoli Pak Asrul Bantilan, serta Ibu Ketua DPRD Tolitoli. Pemerintah daerah sudah menyediakan fasilitas lahan untuk kantor imigrasi di lokasi strategis pusat kota,” ujarya di Palu, Senin (22/6/2026). 

Akmal menjelaskan, tahapan selanjutnya meliputi pengurusan administrasi dan surat-menyurat. 

Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah. Langkah ini bertujuan untuk segera mengajukan surat resmi kepada Pemkab Tolitoli sebagai dasar proses hibah.

“Proses hibah dari pemerintah daerah membutuhkan mekanisme administrasi yang sesuai ketentuan. Kami akan segera berkoordinasi dengan Kanwil agar proses ini berjalan cepat,” jelasnya.

Akmal berharap, pembangunan Kantor Imigrasi Tolitoli segera terwujud. Kehadiran kantor baru tersebut akan mempermudah akses layanan keimigrasian bagi masyarakat Tolitoli, Kabupaten Buol, dan sekitarnya.

“Masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Palu untuk mengurus paspor. Kantor baru ini tentu sangat membantu warga di wilayah utara Sulawesi Tengah,” katanya.

Lebih jauh, Akmal menilai Kantor Imigrasi Tolitoli memiliki potensi berkembang pesat. Kantor tersebut bisa naik klasifikasi jika volume pelayanan terus meningkat.

“Tolitoli berpeluang menyusul Morowali yang kini menjadi Kantor Imigrasi Kelas I. Semua bergantung pada perkembangan volume layanan kepada masyarakat,” tegasnya. 

Saat ini, potensi pelayanan paspor di wilayah Tolitoli sudah mencapai sekitar 35 %. Letak geografis Tolitoli yang strategis juga membuka peluang pengembangan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Fasilitas ini bisa mendukung jalur internasional yang menghubungkan Tolitoli dengan Sabah dan Tawau, Malaysia.

“Posisi Tolitoli sangat strategis. Ke depan, kantor ini berpotensi menjadi TPI yang melayani jalur internasional menuju Malaysia,” pungkas Akmal.