DINAS Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Palu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 hijriah. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, membuka langsung kegiatan itu. Ia hadir bersama Sekretaris DPKP dan para kepala bidang DPKP Palu.
Dalam kegiatan tersebut, DPKP menyediakan berbagai komoditas dengan harga terjangkau. Warga bisa membeli bawang merah, bawang putih, tomat, rica, telur, minyak goreng, beras, ikan, ayam, hingga kebutuhan pokok lainnya.
Imelda menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPKP yang terus menjalankan program tersebut untuk membantu masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman DPKP. Saya hadir bersama para kepala bidang dan sekretaris dinas. Insya Allah kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Imelda menilai, antusiasme masyarakat menunjukkan program Gerakan Pangan Murah memberi manfaat nyata bagi warga.
“Saya lihat antusiasmenya luar biasa. Gerakan pangan murah yang diadakan Pemerintah Kota Palu selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat karena banyak subsidi yang diberikan,” ungkapnya.
Kepala DPKP Kota Palu, Lukman mengatakan, dinasnya memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas pangan di daerah.
Menurutnya, DPKP juga tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tim ini berperan menjaga kestabilan harga bahan pangan yang memengaruhi inflasi daerah.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami menjaga ketersediaan stok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Lukman.
Salah seorang warga Kecamatan Tinggede, Yolanda, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
Ia berharap, Pemkot Palu terus menggelar kegiatan serupa secara rutin.
“Harapannya makin banyak kegiatan seperti ini supaya membantu kami mendapatkan harga pangan yang murah,” tutupnya.













