KANTOR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memulai Siaga SAR khusus Lebaran 2026, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menandai kesiapsiagaan Basarnas dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 hijriah.
Siaga SAR dimulai dengan apel yang diikuti seluruh personel Basarnas Palu, anggota Saka SAR, dan tamu undangan. Kegiatan bertujuan memastikan seluruh unsur siap menghadapi potensi kedaruratan selama hari raya.
Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal membacakan sambutan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, yang menekankan bahwa Siaga SAR khusus Lebaran merupakan agenda rutin tahunan.
Ia menegaskan, kegiatan ini harus terus meningkat kualitasnya, bukan sekadar seremonial.
“Siaga SAR khusus Lebaran rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun agenda ini tidak boleh hanya seremonial. Kita harus meningkatkan kualitas pelayanan dan berupaya mencapai zero accident, karena tantangan setiap tahun berbeda,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Rizal dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (14/3/2026).
Rizal menekankan, pentingnya kesiapan sumber daya, sarana, dan prasarana, serta kolaborasi dengan instansi terkait dan masyarakat untuk menunjang keberhasilan Siaga SAR.
Dalam Siaga SAR tahun ini, Basarnas Palu menyiagakan 114 personel di kantor, pos SAR, dan Unit Siaga SAR di wilayah kerja.
“Sebanyak 114 personel kami siagakan maksimal, termasuk di kantor, pos SAR, dan unit siaga. Personel juga akan ditempatkan di titik keramaian arus mudik, seperti bandara, terminal, pelabuhan, dan jalur Trans Sulawesi,” tegasnya Rizal.
Siaga SAR khusus Lebaran 2026 berlangsung 13–30 Maret, untuk memastikan kesiapsiagaan Basarnas selama arus mudik dan arus balik.
Rizal mengimbau, masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat mudik.
“Kami mengimbau masyarakat memperhatikan keselamatan, mempersiapkan kondisi fisik, dan mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tandasnya.
Rilis | Editor : Muh Taufan














