Parimo Bidik Investor Lewat Duta Investasi Sulteng 2026
Sebarkan artikel ini
Ajang perdana yang diinisiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulteng ini menobatkan Moh Abid T Akase (Tolitoli) dan Zaskia Felisha (Morowali) sebagai juara pertama kategori pria dan wanita. Foto: HO/Diskominfo Parigi Moutong/Eranesia.id
SUASANA Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong berlangsung meriah dan penuh optimisme pada Jumat (10/04/2026) malam. Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parimo) menggelar malam ramah tamah dan grand final Duta Promosi Investasi Sulawesi Tengah 2026. Kegiatan ini sekaligus bertepatan dengan HUT ke-24 daerah tersebut.
Selanjutnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulteng menginisiasi ajang perdana ini. Panitia kemudian menobatkan Moh Abid T Akase (Tolitoli) dan Zaskia Felisha (Morowali) sebagai juara pertama. Keduanya menang pada kategori pria dan wanita.
Tidak hanya itu, kegiatan ini tidak sekadar ajang kompetisi. Pemprov dan pemkab juga menegaskan komitmen untuk mendorong investasi dan hilirisasi industri berbasis desa. Dengan demikian, langkah ini menjadi strategi penguatan ekonomi Sulteng.
Sementara itu, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulteng. Ia juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Parigi Moutong sebagai tuan rumah perdana. Selain itu, ia menyebut momentum ini sebagai kado istimewa di usia ke-24 daerah.
“Tema ‘Dari Desa Membangun Daerah Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan’ sejalan dengan upaya mencetak duta investasi,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (11/4/2026).
Lebih lanjut, Erwin menegaskan arah pembangunan daerah berfokus pada hilirisasi. Oleh karena itu, pemda mendorong pengolahan kakao, kelapa, padi, dan jagung. Tujuannya untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani dan nelayan.
Di sisi lain, Kepala DPMPTSP Sulteng, Moh Rifani Pakamundi, menyebut Sulteng kini berada di peringkat lima tujuan investasi nasional. Bahkan, daerah ini juga menjadi yang terdepan dalam sektor hilirisasi.
Kemudian, ia menjelaskan peran Duta Promosi Investasi sebagai penghubung. Mereka menghubungkan potensi daerah dengan investor.
“Kami ingin generasi muda mempromosikan komoditas unggulan dan peluang investasi ke tingkat global,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa ajang ini akan menjadi agenda tahunan. Penyelenggara akan menggelar kegiatan ini secara bergilir di 13 kabupaten/kota di Sulteng.
Adapun sebanyak 34 finalis dari berbagai daerah mengikuti kompetisi ini. Mereka diharapkan mampu mempromosikan potensi investasi secara aktif dan meyakinkan.
Sebagai tuan rumah, Parigi Moutong menampilkan sejumlah potensi unggulan. Di antaranya, durian untuk pasar ekspor serta pariwisata bahari dan pegunungan. Selain itu, Parigi Moutong juga mendorong kemandirian desa berbasis investasi ramah lingkungan.
Tiga Fokus
Terakhir, Bupati Erwin menegaskan tiga fokus pembangunan daerah. Pertama, hilirisasi berbasis desa melalui industri di sentra produksi. Kedua, kemitraan strategis dengan investor sambil memperkuat posisi petani. Ketiga, investasi hijau untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai penutup, ia mengajak semua pihak untuk memperkuat promosi investasi daerah.
“Dari desa-desa di Parigi Moutong, kita kirimkan pesan bahwa Sulawesi Tengah siap menjadi tujuan investasi yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Erwin.
Sumber : Diskominfo Parigi Moutong | Editor : Muh Taufan