PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palu menjadi tuan rumah rapat konsultasi rancangan peraturan bupati. Agenda ini membahas perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Palu, Kamis (2/4/2026).
Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menghadiri kegiatan ini melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan juga ikut serta. Pemerintah Kabupaten Pohuwato berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Perwakilan Pemkot Palu dan Pemerintah Kabupaten Donggala turut hadir. Dalam forum tersebut, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat Deputi TLSDAP Kementerian Lingkungan Hidup, Puji Iswari, memaparkan kebijakan dan strategi pengelolaan mangrove.
Rapat ini juga menghadirkan sesi materi dan diskusi. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir, memandu jalannya kegiatan.
Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan. Forum ini juga menyempurnakan rancangan peraturan bupati. Hasilnya diharapkan menjadi pedoman efektif untuk melindungi ekosistem mangrove di Kabupaten Pohuwato.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari, menyampaikan apresiasi. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada Palu sebagai tuan rumah.
“Pemkot Palu mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Kami juga mengapresiasi kepercayaan ini,” ujarnya.
Eka berharap. forum ini menghasilkan masukan konstruktif. Ia menilai masukan tersebut dapat memperkuat substansi regulasi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menghimpun berbagai masukan. Tujuannya memperkuat rancangan peraturan bupati. Dengan begitu, perlindungan mangrove berjalan optimal dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” tandasnya.













