Regional

Tidak Ada Pengendalian Narkoba dari Dalam Lapas Palu

×

Tidak Ada Pengendalian Narkoba dari Dalam Lapas Palu

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan pemeriksaan kepada warga binaan saat menggelar razia di Lapas Kelas II A Palu. Dok: Lapas Palu

MENANGGAPI pemberitaan di sejumlah media online terkait penangkapan kurir narkotika jenis sabu-sabu seberat 50,84 gram oleh Ditresnarkoba Polda Sulteng di Kota Palu, pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu memberikan klarifikasi resmi.

Pemberitaan tersebut sebelumnya menyebut adanya dugaan keterlibatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam kasus itu.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Ia menyampaikan penegasan itu berdasarkan hasil koordinasi dan pemeriksaan internal sementara di lingkungan lapas.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada pengendalian narkotika dari dalam Lapas Kelas IIA Palu sebagaimana yang beredar dalam pemberitaan,” tegas Makmur.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak lapas berkomitmen penuh mendukung upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pihak lapas mewujudkan komitmen tersebut melalui berbagai langkah pengawasan dan pencegahan secara rutin di lingkungan lapas.

Selain itu, Lapas Kelas IIA Palu menyatakan kesiapan untuk mendukung proses penyelidikan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian.

Pihak lapas menempuh langkah tersebut guna memastikan fakta yang sebenarnya sekaligus mencegah simpang siur informasi di tengah masyarakat.

“Kami sangat terbuka dan siap bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” ungkap Makmur.

Sebagai bentuk keseriusan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, pihak lapas rutin melaksanakan penggeledahan blok hunian.

Petugas lapas juga rutin menggelar tes urine bagi petugas maupun warga binaan.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lapas Kelas IIA Palu yang Bersinar atau Bersih dari Narkoba.

Di akhir keterangannya, Makmur berharap masyarakat menerima informasi secara bijak dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan