UNIVERSITAS Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan bantuan rehabilitasi sosial kepada mitra deradikalisasi yang tergabung dalam Yayasan Lingkar Perdana di Kabupaten Poso, Selasa (12/5/2026).
Wakil Rektor Bidang AUPK UINDak Palu, Profesor Hamlan mengatakan, UINDak dan Kemensos menindaklanjuti kerja sama pemberdayaan mitra deradikalisasi melalui bantuan pemulihan ekonomi, psikososial, dan penguatan kemandirian.
“Program ini merupakan upaya berkelanjutan dalam penguatan deradikalisasi berbasis kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Rabu (13/5/2026).
Hamlan menjelaskan, UINDak dan Kemensos sebelumnya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pemberdayaan mitra deradikalisasi di Sulawesi Tengah.
Menurutnya, kemandirian ekonomi penting untuk mencegah mitra deradikalisasi kembali terpapar paham ekstremisme akibat tekanan finansial.
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI, Rachmat Koesnadi mengatakan, negara hadir untuk mendukung reintegrasi sosial mitra deradikalisasi.
“Kami ingin memastikan para mitra dapat menjalani kehidupan yang lebih baik, baik dari sisi psikososial maupun ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan, Kemensos menyalurkan bantuan berdasarkan asesmen dan potensi lokal penerima manfaat.
Wakil Bupati Poso, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Poso, Ketua LPM UINDak sekaligus Ketua FKPT Sulteng Dr Sofyan Bachmid, serta para mitra deradikalisasi menghadiri penyaluran bantuan tersebut.
Advertorial | Editor : Muh Taufan













