Regional

Sambut Penerbangan Internasional, Imigrasi Pasang 10 Unit Komputer Pemeriksaan di Bandara Palu

×

Sambut Penerbangan Internasional, Imigrasi Pasang 10 Unit Komputer Pemeriksaan di Bandara Palu

Sebarkan artikel ini
Kepala Imigrasi Palu, Muhammad Akmal (kiri) mengecek komputer untuk pemeriksaan keimigrasian di Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu saat tiba di kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Rabu (8/7/2026). Foto: Rusdia/Eranesia.id

KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Palu bersama Direktorat Jenderal Teknologi Informasi Keimigrasian menggelar monitoring dan evaluasi kesisteman, Rabu (8/7/2026). Tim juga menginstalasi perangkat pemeriksaan keimigrasian.

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan operasional pemeriksaan penumpang penerbangan internasional. Layanan tersebut bertempat di Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu.

Analis Keimigrasian Ahli Muda Direktorat Teknologi Informasi Keimigrasian, Teuku Fausa, menjelaskan agenda timnya. Saat ini, mereka sedang berfokus memasang dan mengonfigurasi aplikasi.

“Hari ini kami menginstalasi dan mengonfigurasi aplikasi Perlintasan Keimigrasian. Aplikasi ini berfungsi memeriksa kedatangan dan keberangkatan penumpang penerbangan internasional di Bandara Mutiara SIS Aljufri,” ujar Teuku.

Pada tahap awal, tim berhasil memasang 10 unit komputer. Jumlah perangkat ini masih bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan pelayanan ke depan.

“Kami sudah memasang 10 unit komputer. Jumlah tersebut bisa berkembang mengikuti kebutuhan lapangan,” jelas Teuku.

Ia menerangkan bahwa proses pemeriksaan mencakup banyak aspek. Petugas tidak hanya memeriksa paspor atau dokumen perjalanan. Mereka juga memverifikasi visa dan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Selain itu, sistem ini terintegrasi langsung dengan daftar cekal dan Daftar Pencarian Orang (DPO) melalui jaringan Interpol. Integrasi ini bertujuan mengamankan lalu lintas orang yang keluar masuk wilayah Indonesia.

Teuku memastikan bahwa Ditjen Imigrasi sangat siap mendukung operasional di Bandara Mutiara SIS Aljufri, baik dari sisi perangkat maupun sistem.

“Alat kami sudah cukup lengkap. Insyaallah, Imigrasi sudah siap dari sisi sistem,” katanya.

Namun, peninjauan lapangan menunjukkan catatan tersendiri. Sarana dan prasarana bandara untuk area Imigrasi masih memerlukan penyempurnaan sebelum perangkat terpasang secara permanen.

“Kami sudah meninjau langsung ke bandara. Saat ini sarana prasarana penunjang Imigrasi di lokasi masih belum memadai untuk instalasi permanen,” tambahnya.

Melalui evaluasi ini, Imigrasi berharap pihak bandara segera memenuhi kesiapan infrastruktur pendukung. Dengan begitu, layanan pemeriksaan keimigrasian dapat beroperasi secara optimal.

Kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembukaan rute penerbangan internasional. Selain itu, fasilitas tersebut akan memperkuat pengawasan lalu lintas orang di pintu masuk Sulawesi Tengah.