ANAK muda Papua kini memiliki wadah baru. Tempat ini melatih keahlian digital mereka. Wadah ini juga menghubungkan mereka ke ekosistem teknologi nasional.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH). Kedua pihak meresmikan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Jayapura. Fasilitas ini berlokasi di Indosat AI Experience Center (AIEC) Jayapura.
GSIH menjadi ruang kolaborasi bersama. Wadah ini mempertemukan talenta lokal dengan pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas. Program di Jayapura menyesuaikan kebutuhan daerah. Langkah ini membuka akses belajar, mengasah keahlian, dan memperluas kerja sama.
Acara peluncuran GSIH Jayapura menghubungkan siaran livestream ke BSD, Tangerang Selatan. Menkomdigi Meutya Hafid menyapa tim Indosat di Jayapura secara langsung.
Ia menyaksikan pengenalan Indosat Game Center Jayapura. Fasilitas tersebut mendukung kreativitas komunitas gaming lokal dalam ekosistem GSIH.
Dukungan Pemerintah dan Inklusi Digital
Meutya menegaskan peran strategis Jayapura. Kota ini memegang posisi penting bagi pengembangan talenta digital Indonesia Timur.
“Jayapura memegang peranan strategis. Potensi pemuda, akademisi, dan komunitas terus berkembang. GSIH akan menghubungkan talenta lokal dengan industri nasional. Kami mengapresiasi dukungan Indosat dalam kolaborasi ini,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Jumat (28/8/2026).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyambut baik inisiatif tersebut.
“Hadirnya GSIH membuka kesempatan luas bagi pemuda Papua. Mereka bisa belajar dan beradaptasi dengan ekonomi digital. Kolaborasi ini penting. Anak muda Papua harus menjadi pencipta solusi, bukan sekadar konsumen teknologi,” kata Abisai.
Memperkuat Ekosistem AIEC Jayapura
GSIH dan Indosat Game Center memperluas fungsi AIEC Jayapura. Pusat inovasi ini sudah mengoperasikan layanannya sejak 20 Mei 2025. Fasilitas tersebut merupakan AIEC kedua milik Indosat di Indonesia. Kehadirannya menjadi sarana nyata untuk memeratakan teknologi.
Director & Chief Legal & Regulatory Officer Indosat, Reski Damayanti, menyampaikan komitmen perusahaan. Indosat fokus pada pemberdayaan masyarakat lewat teknologi inklusif.
“Teknologi memberi dampak besar jika masyarakat menggunakannya secara produktif. Lewat GSIH, kami mendukung visi Kemkomdigi. Kami mewujudkan konektivitas yang Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Ini wujud semangat #LebihBaikIndosat agar talenta Papua memiliki daya saing global,” tutur Reski.
Kemitraan Komdigi, pemda, dan industri memperkuat gerakan nasional. Langkah ini memastikan talenta Indonesia Timur mengambil peran aktif dalam transformasi digital.














