DINAS Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu menggelar seminar literasi finansial bertema “Mengelola Keuangan, Meningkatkan Kesejahteraan Keuangan”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan, Palu, Selasa (21/4/2026).
Dinas ini berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah. Mereka mendorong peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan di tengah perkembangan zaman.
Seminar ini mendorong peningkatan literasi finansial masyarakat. Di era globalisasi dan kemajuan teknologi, masyarakat membutuhkan kemampuan mengelola keuangan sebagai dasar kehidupan ekonomi.
Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Kota Palu, Yudhi Riyani Firman, menegaskan peran strategis perpustakaan sebagai pusat literasi. Perpustakaan tidak hanya fokus pada bidang akademik, tetapi juga menyentuh kehidupan sehari-hari, termasuk literasi finansial.
“Perpustakaan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, baik akademik maupun praktis, termasuk pengelolaan keuangan,” ujarnya.
Yudhi menekankan, pentingnya sinergi antara perpustakaan dan lembaga keuangan. Sinergi ini memperluas akses edukasi bagi masyarakat.
“Kolaborasi dengan lembaga seperti Bursa Efek Indonesia merupakan langkah tepat. Kolaborasi ini perlu terus berkembang karena relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Yudhi mengajak peserta memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal. Ia juga mendorong peserta aktif berdiskusi dan bertanya.
Melalui seminar ini, masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami pengelolaan keuangan secara lebih komprehensif.
Mereka juga dapat memahami pentingnya menabung, berinvestasi, serta mengenal instrumen pasar modal yang legal dan terpercaya.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan














