PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) memperingati Hari Kartini ke-147 dengan memberikan penghargaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berprestasi. Acara berlangsung di Gedung Pogombo Sulteng, Selasa (20/4/2026).
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyerahkan langsung penghargaan tersebut. Ia didampingi Wakil Gubernur Reny A Lamadjido dan Ketua TP PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan.
Pemprov Sulteng memberikan penghargaan kepada tiga pelaku UMKM perempuan. Mereka adalah Yasmin Aljufri (Owner PT Baitul Syahan Persada), Veronica Surami (Owner Rumah Seni Surami Ecoprint), dan Ni Made Suriani (Owner UKM Mades).
Pemerintah memberikan apresiasi ini sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kerja keras pelaku usaha perempuan. Pemprov menilai mereka mampu menjadi “Kartini masa kini” yang tangguh dalam dunia usaha dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan, perempuan di Sulteng kini memegang peran penting dalam pembangunan daerah.
“Perempuan di Sulawesi Tengah telah mengambil peran besar di pelbagai bidang, seperti politik, usaha, dan kebudayaan. Mereka menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” ujarnya.
Salah satu penerima penghargaan, Yasmin Aljufri, menyampaikan rasa syukur atas apresiasi tersebut. Ia menilai penghargaan itu juga menjadi bentuk pengakuan bagi timnya yang mayoritas perempuan.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur menerima penghargaan ini dalam rangka Hari Kartini. Ini menjadi pencapaian besar bagi saya dan tim yang sebagian besar perempuan,” ujarnya.
Yasmin juga mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap pengembangan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pameran. Menurutnya, dukungan itu membantu pelaku usaha memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas.
“Tanpa dukungan pemerintah, saya mungkin tidak bisa sampai di titik ini,” katanya.
Yasmin berharap, pemerintah terus memperkuat dukungan bagi UMKM. Ia menilai pelaku usaha membutuhkan pendampingan, semangat, dan program yang mendorong keberanian untuk berkembang.
“Kami tidak hanya butuh bantuan peralatan, tetapi juga dukungan dan program yang membuat UMKM Sulawesi Tengah semakin berani bersaing,” tutupnya.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan














