BERDIRINYA PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah tidak sekadar tentang bisnis hilirisasi nikel skala global.Â
Lebih dari itu, raksasa industri ini terus berupaya menjadi “tetangga yang baik” bagi masyarakat lokal, khususnya di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.
Kabar baiknya, PT IMIP berencana menaikkan pagu anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) pada tahun 2027 mendatang. Tambahan anggaran ini akan dialokasikan khusus untuk 12 desa di wilayah Bahodopi termasuk untuk operasional pihak kecamatan.
Head of CSR Department PT IMIP, Tommy Adi Prayogo, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.
“Kami terus berkoordinasi dengan Pemkab Morowali agar program-program kami sejalan. Salah satu langkah konkretnya adalah meningkatkan dana CSR untuk tahun depan,” ujar Tommy, Jumat (12/6/2026).
Agar dana tersebut tidak salah sasaran, PT IMIP akan melibatkan pemerintah daerah dan Pendamping Desa dalam proses pengawasan dan pemantauan. Strategi ini diambil agar setiap rupiah yang dikucurkan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga di tingkat desa.
“Pembangunan yang dibiayai nanti akan berbasis pada usulan dan rencana kerja dari desa masing-masing. Karena investasi di Bahodopi terus berkembang, komitmen sosial kami kepada masyarakat juga harus ikut tumbuh,” tambah Tommy.
Catatan kontribusi sosial PT IMIP di lingkar industri sebenarnya sudah berjalan panjang.
Hingga saat ini, dana CSR perusahaan telah menyentuh pelbagai sektor vital masyarakat, mulai dari renovasi sekolah, pembangunan jalan dan jembatan, penyediaan air bersih, fasilitas kesehatan, modal usaha bagi ekonomi kerakyatan, hingga pelestarian budaya lokal.
Lewat kenaikan anggaran di tahun depan, sinergi antara industri dan kesejahteraan warga Bahodopi diharapkan bisa berjalan semakin beriringan.













