Ekonomi

OJK Perkuat Ekonomi Nelayan Sulteng Lewat Program Inkubasi

×

OJK Perkuat Ekonomi Nelayan Sulteng Lewat Program Inkubasi

Sebarkan artikel ini
Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra (dua dari kiri) membuka Jurdet TW II x Fresh OJK Sulteng di Palu, Kamis (2/7/2026). Foto: Taufan Bustan/Eranesia.id

KANTOR Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memperluas peran di masyarakat. Selain menjalankan fungsi pengawasan, OJK Sulteng kini menggelar program inkubasi khusus bagi masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat nelayan. 

“Program inkubasi ini menyasar beberapa kelompok target, mulai dari nelayan, ibu rumah tangga (IRT), pelajar, pegawai koperasi desa, hingga pengurus KNMP,” ungkapnya dalam Jurdet TW II x Fresh OJK Sulteng di Palu, Kamis (2/7/2026). 

OJK Sulteng membagi program strategis ini ke dalam empat fokus utama. 

Pertama peningkatan SDM nelayan. OJK memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada perangkat desa, pengurus KNMP, serta masyarakat setempat. 

Selain itu, mereka menggelar sosialisasi dan membuka tabungan Simpanan Pelajar (SimPel). Langkah ini bertujuan untuk menanamkan budaya menabung sejak dini kepada anak-anak nelayan.

Kedua pengembangan dan diversifikasi usaha para nelayan beserta keluarga mendapatkan pelatihan intensif. 

Pelatihan tersebut meliputi perencanaan keuangan, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk. 

“OJK juga mengenalkan digitalisasi keuangan untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif rumah tangga nelayan,” ujar Bonny. 

Ketiga, fasilitasi akses pembiayaan OJK memberikan sosialisasi dan pendampingan akses perbankan demi pengembangan usaha nelayan. 

Dalam kegiatan itu, OJK memperkenalkan pelbagai instrumen keuangan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR), Kredit Mikro, Laku Pandai, hingga sistem pembayaran nontunai QRIS.

Ke empat, perlindungan konsumen OJK memfasilitasi dan menyosialisasikan program perlindungan melalui Asuransi Nelayan dan BPJS. 

“Tim OJK juga mengedukasi warga mengenai hak konsumen, tata cara pengaduan, pencegahan penipuan, serta perlindungan data pribadi,” ungkap Bonny. 

Melalui rangkaian kegiatan ini, OJK Sulteng berharap dapat mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. 

“Sinergi ini juga menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemerataan literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Tengah,” tandas Bonny.