PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperluas pemanfaatan LPG Non-Subsidi melalui peluncuran program Bright Gas untuk Petani di Kabupaten Gowa. Program ini menghadirkan alternatif energi untuk mesin pompa air irigasi, khususnya saat musim kemarau mengancam pasokan air persawahan.
Peluncuran program pada Rabu (12/8/2026) ini menghadirkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa Zubair Usman, Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Wahyu Purwatmo, Sekretaris DPD Hiswana Migas Sulawesi Rudi Sampara, serta kelompok tani dari Dusun Bilonga, Bontonompo.
Melalui program ini, Pertamina menyiapkan LPG Non-Subsidi sekaligus memberikan promo harga khusus agar petani dapat menjangkau kebutuhan energi secara lebih mudah.
Promo Harga Khusus dan Trade-In Gratis
Pertamina menawarkan skema harga bertahap dari harga normal Rp110.000 per isi ulang (refill) Bright Gas 5,5 kg:
- 100 refill pertama: Rp60.000 per tabung
- 100 refill kedua: Rp80.000 per tabung
- 100 refill ketiga: Rp90.000 per tabung
Selain promo harga, Pertamina menyediakan program Trade-In Gratis. Petani dapat menukarkan dua tabung LPG 3 kg kosong dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg dan hanya membayar biaya isi ulangnya.
Program ini sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya. Berdasarkan ketentuan pemerintah, kelompok petani tertentu tidak masuk dalam kategori penerima LPG 3 kg subsidi.
Memperluas Jaringan Outlet dan Kolaborasi
Pertamina secara bertahap membangun jaringan outlet Bright Gas di sekitar wilayah pertanian. Langkah ini mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat memasuki musim tanam.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, menyambut baik langkah Pertamina.
“Kami mengapresiasi Pertamina yang telah memfasilitasi Bright Gas untuk mesin pompa air. Program ini sangat membantu petani menjaga pengairan sawah di tengah kemarau. Kami berharap program ini terus menjangkau lebih banyak kelompok tani di Gowa,” ujar Zubair.
Pertamina dan Pemkab Gowa akan terus berkoordinasi untuk memperluas program ini ke wilayah lain.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan solusi energi yang tepat.
“Kami ingin memastikan petani memiliki akses energi untuk pengairan. Melalui program ini, kami mempermudah akses LPG Non-Subsidi sekaligus mendorong penyaluran LPG 3 kg agar semakin tepat sasaran,” tegas Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mengevaluasi pelaksanaan program bersama pemerintah daerah dan mitra penyalur. Langkah ini mendukung upaya pemerintah dalam menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.













