CRISTIANO Ronaldo meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal di sela-sela ajang UEFA Nations League. Bintang dunia ini terancam sanksi larangan bertanding hingga enam bulan.
Melansir laporan A Bola, Ronaldo meninggalkan latihan pada 29 September lalu. Pelatih Jorge Jesus menyulut kekecewaannya.
Saat Portugal menghadapi Norwegia sehari sebelumnya, sang pelatih meminta Ronaldo melakukan pemanasan selama 30 menit dan berjanji memainkannya. Namun, pelatih tidak kunjung memasukkannya ke lapangan hingga laga usai.
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) kini memulai proses disipliner terhadap sang kapten merujuk Pasal 160 Peraturan Disiplin FPF.
Aturan tersebut mengancam pemain yang meninggalkan kegiatan tim tanpa alasan sah dengan sanksi larangan bermain satu hingga шесть bulan. FPF juga berhak menjatuhkan denda sebesar 510 hingga 1.020 Euro (sekitar Rp10,2 juta hingga Rp20,4 juta).
Menanggapi situasi ini, Cristiano Ronaldo mengakui kesalahannya dan menyatakan siap menerima konsekuensi.
“Saya paham tindakan ini membawa konsekuensi berupa hukuman dari FPF, dan saya yakin sanksi tersebut pasti berat. Status saya sebagai kapten tim menjadi faktor yang memberatkan,” ungkapnya dikutip dari DetikSport, Kamis (8/10/2026).
“Saya sudah meminta maaf, tetapi setiap tindakan memiliki konsekuensi. Aturan berlaku untuk siapa saja tanpa memandang status,” sambung Ronaldo melalui akun media sosial pribadinya.













