Olahraga

Komite Pemilihan KLB Asprov PSSI Sulteng Buka Pendaftaran Ketua Umum

×

Komite Pemilihan KLB Asprov PSSI Sulteng Buka Pendaftaran Ketua Umum

Sebarkan artikel ini
Asprov PSSI Sulteng menetapkan deposit administrasi sebesar Rp1 miliar. Pendaftar wajib menyetor Rp500 juta saat mengambil formulir. Pendaftar menyetor sisa Rp500 juta saat mengembalikan berkas. Dok: Asprov PSSI Sulteng

KOMITE Pemilihan Asprov PSSI Sulawesi Tengah resmi membuka pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum periode 2026–2030. Panitia membuka pendaftaran selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Oktober 2026.

Panitia membuka kesempatan ini bagi seluruh insan sepak bola. Pemimpin baru nantinya memimpin perbaikan sepak bola di Bumi Tadulako.

Sesuai Statuta PSSI, calon ketua umum wajib memenuhi beberapa syarat:

  • Usia: Minimal 28 tahun.
  • Status: WNI, ber-KTP Sulteng, atau aktif berdomisili di Sulawesi Tengah.
  • Pengalaman: Minimal 3 tahun aktif dalam kepengurusan sepak bola di Sulawesi Tengah.
  • Rekam Jejak: Tidak pernah menjadi terpidana atau terlibat masalah hukum.
  • Dukungan: Mengantongi minimal 40 persen suara (minimal 6 Askab/asosiasi dan 3 klub).
  • Administrasi: Menyerahkan CV, pasfoto, salinan KTP, serta mengisi formulir pendaftaran.

Asprov PSSI Sulteng menetapkan deposit administrasi sebesar Rp1 miliar. Pendaftar wajib menyetor Rp500 juta saat mengambil formulir. Pendaftar menyetor sisa Rp500 juta saat mengembalikan berkas.

Plt Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng, Samsurijal Labatjo, menegaskan PSSI Pusat telah menyetujui syarat ini. Ia menjamin panitia tidak mengambil dana tersebut.

“Kami tidak menggunakan uang pendaftaran bakal calon untuk PSSI Sulteng atau panitia. Kami mendistribusikan dana ke Askab, Askot, dan klub untuk pembinaan organisasi,” jelas Samsurijal di Palu, Selasa (27/10/2026).

Sebanyak 22 pemilik hak suara (voters) resmi menentukan pilihan pada Kongres Luar Biasa (KLB). Pemilih terdiri atas 13 Askab/Askot, dua Asosiasi Sepak Bola, dan tujuh Klub anggota.

Plt Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng, Rachmansyah Ismail, mengajak warga mencalonkan diri. Ia menegaskan pengurus transisi bersikap netral dan mengawal KLB secara transparan.

“Siapa saja boleh mendaftar. Panitia wajib memastikan kongres berjalan baik. Saya tidak punya kepentingan pribadi.Kuncinya dua: aman dan sukses,” tegas mantan Pj Bupati Morowali tersebut.

Panitia berharap pendaftaran ini melahirkan pimpinan definitif. Ketua baru nantinya membawa sepak bola Sulawesi Tengah berprestasi di kancah nasional.