PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam penilaian terbaru, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menilai Palu sebagai Kota Menuju Bersih.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Palu menerima tiga unit kendaraan angkutan sampah. Kendaraan ini mendukung pengelolaan kebersihan kota.
Sistem penilaian baru mulai diterapkan pada tahun 2026. Menariknya, hanya 13 kota di seluruh Indonesia memenuhi kriteria ketat untuk meraih predikat ini.
Sementara itu, penyelenggara mengumumkan penghargaan pada rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Rabu (25/2/2026), di Gedung Kartini, Jakarta.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menerima sertifikat langsung dari Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.
“Alhamdulillah atas penghargaan ini,” kata Hadianto dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Kamis (26/2/2026).
Akibat prestasi ini, Palu menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Sulawesi Tengah yang meraih penghargaan tahun ini.
Untuk itu, Pemkot Palu mendorong kebersihan kota melalui berbagai program. Program ini melibatkan masyarakat dan pihak terkait. Aparat gabungan dan anggota padat karya secara rutin menggelar aksi bersih-bersih di ruang publik.
Selain itu, warga ikut berpartisipasi dalam kerja bakti di tingkat RT/RW. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Semua pihak bekerja sama menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Kota Palu.
Pencapaian ini menunjukkan komitmen Palu. Kota ini terus membangun lingkungan yang bersih, berkelanjutan, dan layak huni di masa depan.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan














