FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah ikut menyukseskan Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua. Pengurus Besar (PB) Alkhairaat menggelar kegiatan ini pada 1 April 2026, bertepatan dengan 12 Syawal 1447 Hijriah.
Sebagai bentuk kontribusi, FKUB Sulteng akan membuka posko pelayanan makan dan minum gratis. Posko ini melayani puluhan ribu jemaah dan tamu Guru Tua dari pelbagai daerah.
Pengurus FKUB menyiapkan makanan berat, makanan ringan, serta minuman hangat dan dingin. Mereka mengelola seluruh kebutuhan konsumsi secara langsung.
FKUB Sulteng menamai posko tersebut “Posko Persaudaraan dan Kerukunan”. Nama ini mencerminkan semangat kebersamaan lintas agama dalam melayani jemaah.
Para pemuda lintas agama di Palu ikut mendistribusikan makanan dan minuman. Mereka tergabung dalam Pelopor Kerukunan Dunia Maya (PKDM). FKUB Sulteng membentuk komunitas ini pada 2024. PKDM aktif mengampanyekan toleransi di media sosial.
Ketua FKUB Sulteng, Profesor Zainal Abidin, menyebut kegiatan ini sebagai agenda rutin. Ia telah menjalankannya selama empat tahun masa kepengurusan.
Menurutnya, Guru Tua telah menanamkan nilai toleransi sejak lama. Para murid dan pengikutnya terus mewariskan nilai tersebut. Mereka mewujudkannya melalui berbagai kegiatan sosial yang inklusif.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi untuk menciptakan kedamaian. Kami juga ingin memperkuat kerukunan umat beragama,” kata Zainal dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (28/3/2026).
Ia menambahkan, pengurus FKUB menggalang dana secara swadaya. Sejumlah pengusaha non-Muslim juga ikut berkontribusi. Mereka bersama-sama menyambut jemaah dari berbagai wilayah di Indonesia timur.
FKUB Sulteng berharap, kegiatan ini mempererat persaudaraan lintas agama. Mereka juga ingin memperkuat harmoni sosial di Sulawesi Tengah.
“Panitia akan membangun posko di halaman Kantor Majelis Ulama Indonesia Kota Palu. Lokasinya berada di Jalan SIS Aljufri, Kecamatan Palu Barat,” tandas Zainal.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan














