Regional

FDKI UINDak Palu Hadirkan Pakar Malaysia Bahas Kesehatan Mental

×

FDKI UINDak Palu Hadirkan Pakar Malaysia Bahas Kesehatan Mental

Sebarkan artikel ini
Dekan FDKI UINDak Palu, Adam membuka seminar internasional di UINDak Palu, Senin (4/5/2026). Dok: Humas UINDak Palu/Eranesia.id

FAKULTAS Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu menghadirkan pakar konseling dari Malaysia dalam Seminar Internasional bertema Global Perspectives on Mental Health, Counseling, and Faith-Based Da’wah, yang digelar di Auditorium kampus tersebut, Selasa (4/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Siti Fatimah Abdul Gani dari Universitas Putra Malaysia, serta Aep Kusnawan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dekan FDKI UINDak Palu, Adam, menjelaskan bahwa seminar internasional ini merupakan bagian dari program kerja fakultas untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang kesehatan mental dan konseling.

“Agenda ini bertujuan menyelaraskan teori konseling Islam dengan perkembangan praktik konseling kontemporer, khususnya di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.

Adam berharap, kehadiran narasumber internasional dapat memperkaya wawasan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, serta mendorong pengembangan keilmuan yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas akademik dan program studi di lingkungan FDKI.

Sementara itu, Rektor UINDak Palu, Profesor Lukman S Thahir, menegaskan bahwa isu kesehatan mental dan konseling merupakan persoalan global yang membutuhkan kolaborasi lintas negara.

“Kesehatan mental, konseling, dan dakwah bukan hanya persoalan lokal, tetapi isu global yang membutuhkan kerja sama antarbangsa. Forum ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus membangun jejaring dan inovasi dalam pendekatan dakwah yang lebih humanis,” ungkapnya.

Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Siti Fatimah Abdul Gani di Palu, yang dinilai sebagai kehormatan bagi kampus.

Seminar internasional tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik serta pengembangan keilmuan di bidang kesehatan mental dan konseling berbasis nilai-nilai keislaman.

Advertorial | Editor : Muh Taufan