Regional

Gandeng Kemenag dan KI, UINDak Palu Dorong Tata Kelola Kampus Transparan

×

Gandeng Kemenag dan KI, UINDak Palu Dorong Tata Kelola Kampus Transparan

Sebarkan artikel ini
Kepala Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UINDak Palu, Dr Sofyan Thaha Bachmid. Dok: UINDak Palu/Eranesia.id

UNIVERSITAS Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu berkomitmen kuat mengoptimalkan pelayanan informasi publik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelbagai informasi mengenai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tersebut.

Kepala Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UINDak, Dr Sofyan Thaha Bachmid, menyampaikan hal itu di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (25/6/2026). 

Menurutnya, optimalisasi ini bertujuan mewujudkan tata kelola kampus yang akuntabel dan transparan di era digital.

“Kami mengoptimalkan layanan ini lewat sinergi bersama Kementerian Agama RI dan Komisi Informasi RI,” ucap Sofyan dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Sabtu (27/6/2026). 

Langkah strategis tersebut memastikan setiap lapisan masyarakat dapat mengakses informasi publik secara cepat, tepat, dan mudah. 

Rektor UINDak Palu, Profesor Lukman S Thahir juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban hukum. 

“Keterbukaan merupakan jembatan kepercayaan antara dunia akademik dan masyarakat luas,” ujarnya. 

Saat ini, jajaran PPID UINDak tengah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan Daftar Informasi Publik pada PTKIN. 

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menggelar kegiatan ini bersama Komisi Informasi RI di Makassar, 25 – 27 Juni 2026.

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan komitmen kami di UIN Datokarama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih,” sambung Sofyan.

Ia menambahkan, informasi publik merupakan hak mutlak masyarakat. Melalui penguatan PPID, pihak kampus ingin memastikan UINDak tidak sekadar menjadi menara gading ilmu pengetahuan. 

Kampus tersebut harus bertransformasi menjadi lembaga inklusif yang mudah dijangkau oleh siapa saja.

Melalui transformasi digital dan pemangkasan jalur birokrasi, UIN Datokarama Palu optimis mampu memimpin layanan keterbukaan informasi publik.

“Masyarakat kini bisa mengakses data kebijakan kampus, anggaran, hingga program akademik dengan sangat mudah,” pungkas Sofyan.