KABAR baik bagi warga Kabupaten Parigi Moutong. Layanan keimigrasian di wilayah itu dipastikan akan semakin dekat. Hal ini menyusul lampu hijau rencana pembangunan Kantor Imigrasi baru dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.
“Kami sangat berterima kasih atas komitmen Bupati Parigi Moutong yang siap menghibahkan lahan. Kehadiran kantor imigrasi nantinya akan memotong jarak dan waktu pengurusan paspor warga. Selain itu, pengawasan WNA juga akan makin ketat,” ungkap Kepala Imigrasi Palu, Muhammad Akmal, Rabu (15/7/2026).
Bupati Erwin Burase menyatakan Pemkab saat ini sedang menghitung kebutuhan teknis. Mereka juga menyiapkan luas lahan yang diperlukan agar pembangunan segera berjalan.
Keberadaan kantor imigrasi tersebut dinilai mendesak seiring meningkatnya investasi di Parigi Moutong. Sektor perkebunan durian, tambang, dan pariwisata kini mulai ramai didatangi warga asing.
“Kami ingin memastikan semua WNA yang masuk ke wilayah kami terdata dengan jelas demi ketertiban bersama,” tegas Erwin.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang lebih prima. Langkah ini sekaligus menjaga iklim investasi daerah tetap aman dan kondusif.
Rencana ini diharapkan mampu meningkatkan akses layanan bagi masyarakat. Di sisi lain, sinergi pemda dan imigrasi juga semakin kuat. Hal ini penting untuk mendukung iklim investasi yang aman, tertib, dan sesuai hukum.













