PEMERINTAH Kota Palu memperkuat koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini mewujudkan rapat sinkronisasi bersama Kementerian Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas). Acara berlangsung di Auditorium Setda Kota Palu, Senin (27/7/2026).
Sekda Kota Palu Irmayanti Petalolo dan Asisten I Usman menghadiri rapat. Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) serta kepala OPD terkait juga hadir. Pertemuan ini bertujuan mengevaluasi regulasi daerah. Langkah ini penting guna mendukung program prioritas Presiden.
Asisten Deputi Koordinasi Menteri Hukum, Robianto, menjelaskan tujuan kedatangannya. Kunjungan ini menindaklanjuti koordinasi dengan Bappenas. Timnya fokus memberikan dukungan materi hukum untuk pelaksanaan MBG di daerah.
“Kami turun langsung melihat pelaksanaan di lapangan. Kami memetakan kendala serta mengidentifikasi kebutuhan regulasi,” kata Robianto.
Beberapa instansi menyampaikan poin penting dalam rapat tersebut. Instansi ini meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perdagangan.
Peserta rapat menyoroti ketersediaan ruang transit makanan di sekolah. Mereka juga memperhatikan standar higienitas penyiapan menu. Kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi bahasan utama. Petugas juga memprioritaskan pemenuhan standar gizi siswa.
Saat ini, Pemkot Palu menjalankan Program MBG secara aktif. Program ini telah menjangkau 245 TK, 145 SD, dan 43 SMP.
Sekda Kota Palu, Irmayanti Petalolo, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai rapat ini penting untuk menyamakan persepsi. Langkah ini sekaligus menyempurnakan teknis pelaksanaan di lapangan.
“Kami menjadikan hasil evaluasi hari ini sebagai bahan pembenahan. Langkah ini membuat program MBG berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Pemkot Palu mendukung penuh program nasional ini,” tegas Irmayanti.













