Regional

Perkuat Mitigasi Bencana, PT IMIP Latih Tim DESTANA di Morowali

×

Perkuat Mitigasi Bencana, PT IMIP Latih Tim DESTANA di Morowali

Sebarkan artikel ini
Kegiatan CSR ini menyasar warga Desa Bahodopi dan Bahomakmur di kawasan lingkar industri. Langkah ini menindaklanjuti pembentukan Tim DESTANA pada awal Juli lalu. Dok: PT IMIP

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memperkuat komitmen keselamatan masyarakat. Perusahaan menggelar pelatihan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Balai Desa Bahomakmur pada 29–30 Juli 2026.

Kegiatan CSR ini menyasar warga Desa Bahodopi dan Bahomakmur di kawasan lingkar industri. Langkah ini menindaklanjuti pembentukan Tim DESTANA pada awal Juli lalu.

Tim ini menjadi garda terdepan di tingkat desa. Mereka mengawal upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanganan awal saat bencana.

Puluhan warga dan karyawan tenant PT IMIP mengikuti pelatihan dua hari ini. Karyawan PT IRNC dan PT DSI turut bergabung sebagai peserta.

Para peserta mempelajari konsep dasar penanggulangan bencana dan kajian risiko. Mereka juga menyusun rencana aksi komunitas serta memetakan potensi ancaman wilayah.

Supervisor CSR PT IMIP, Herlan Kward, menegaskan pentingnya kapasitas masyarakat. Pertumbuhan pesat penduduk Bahodopi menuntut antisipasi risiko yang semakin beragam.

“Masyarakat harus bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi. Tanggap bencana merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Herlan dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Rabu (5/8/2026).

Fasilitator kebencanaan, Jeka Kusumajaya, membimbing langsung para peserta. Ia menilai Tim DESTANA melengkapi peran Tagana dan Tim Reaksi Cepat.

Jeka membekali peserta dengan tahapan penanggulangan prabencana hingga pascabencana. Warga mempelajari konsep mitigasi risiko dan adaptasi situasi darurat.

Warga Desa Bahodopi, Albar B menilai pelatihan ini sangat krusial bagi relawan. Sementara itu, karyawan PT DSI, Ilham Setiawan, mengingatkan pentingnya sikap tenang saat bencana.

Melalui program ini, PT IMIP terus mendukung ketangguhan masyarakat Morowali. Kolaborasi dunia usaha dan warga menjadi kunci lingkungan yang aman.