Regional

Berani Menyala Bukan Bualan, Anwar-Reny Target Suluruh Desa di Sulteng Terang 2026

×

Berani Menyala Bukan Bualan, Anwar-Reny Target Suluruh Desa di Sulteng Terang 2026

Sebarkan artikel ini
Pemerintah menambah kapasitas listrik 50 Megawatt (MW) di PLTD Sidera. Langkah ini memperkuat pasokan energi di Sulteng. Foto: Biro Adpim Sulteng

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meresmikan penguatan sistem interkoneksi Sulawesi jalur Sidera–Palu di Kabupaten Sigi, Sabtu (17/10/2026).

Dalam peresmian itu, pemerintah menambah kapasitas listrik 50 Megawatt (MW) di PLTD Sidera. Langkah ini otomatis memperkuat pasokan energi di Sulteng.

Selain itu, penguatan sistem ini mendukung target program Berani Menyala. Pemprov Sulteng menargetkan seluruh desa teraliri listrik pada 2028.

Oleh karena itu, Anwar menegaskan komitmennya untuk membebaskan desa dari kegelapan. Ia terus mendorong percepatan elektrifikasi daerah.

Pemprov Sulteng berhasil menekan jumlah desa tanpa listrik. Angka tersebut turun dari 89 desa pada 2025.

Bahkan saat ini, petugas sedang mendata 33 desa sasaran. Program ini memperluas jangkauan listrik hingga ke pelosok.

“Target kita, seluruh desa di Sulawesi Tengah berlistrik pada 2028. Program Berani Menyala lahir dari komitmen ini,” ungkap Anwar.

Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat itu menilai pemerataan listrik membuka jalan bagi ekonomi dan pendidikan. Kehidupan masyarakat desa akan meningkat setelah menikmati listrik.

Atas capaian ini, Anwar mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan PLN. Pembangunan jaringan kelistrikan tidak menguras anggaran pemerintah daerah.

“Pemerintah pusat dan PLN membantu pembangunan jaringan ini. Kita bersyukur upaya menerangi desa terus berjalan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemprov Sulteng juga membantu rumah tangga yang belum memiliki meteran mandiri. Program ini khusus menyasar warga di desa berlistrik.

Sebelumnya, bantuan penyambungan listrik telah menjangkau 1.017 rumah tangga. Pemprov Sulteng merencanakan kelanjutan program ini pada 2027.

Melalui bantuan ini, masyarakat dapat menikmati listrik secara mandiri dan legal. Warga kini mendapatkan akses energi yang lebih aman.

Dari sisi teknis, PLN membangun proyek 50 MW ini dalam empat tahap. Cluster 1 dan 2 masing-masing berkapasitas 10 MW.

Sementara itu, Cluster 3 dan 4 masing-masing berkapasitas 15 MW. Dua tahap awal telah berjalan sejak 17 September 2026.

Selanjutnya, PLN menjadwalkan dua tahap berikutnya mulai November 2026. Pembangunan ini meningkatkan keandalan pasokan listrik daerah.

Sistem baru ini mendukung pemerataan energi dan keberhasilan program Berani Menyala. Pembangunan ekonomi daerah pun berjalan lebih cepat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae dan Direktur Manajemen Pembangkit PT PLN, Rizal Calvary Marimbo.